Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat


Post by Dinas Kesehatan(Indra, S.Kom) | Posted on 30 November 2016 15:34:46 WIB | Berita Terkini | 354 kali dibaca


Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat

Padang, senin, 14 November 2016. Bapak Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat (Nasrul Abit )Selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat di Lapangan Imam Bonjol Padang,

 

Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional di Provinsi Sumatera Barat dilaksanakan diLapangan Imam Bonjol Padang ,Pada Hari Senin,tanggal 14 November 2016,Jam 07.30 sd selesai.Tema HKN tahun ini adalah Indonesia Cinta Sehat dengan Sub tema Masyarakat Hidup Sehat.   Upacara ini dipimpin oleh Bapak Wakil Gubenur Provinsi  Sumatera Barat (Bapak Nasrul Abit) dan diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan, Direktur RSU Provinsi, Direktur RS TNI dan Polri Kepala UPTD, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Walikota Padang, Pimpinan SKPD Lingkup Provinsi, Organisasi Profesi, Direktur dan Mahasiswa Poltekes Kemkes RI , TNI dan Swasta, Dekan Fk dan FKM UNAND Padang.

Bapak Nasrul Abit selaku pembina upacara menyampaikan sambutan Ibu Menteri  Kesehatan RI, dan  mengucapkan Selamat Hari Kesehatan Nasional Ke-52 kepada segenap jajaran kesehatan, para pemangku kepentingan, mitra kesehatan dan seluruh elemen masyarakat sebangsa dan setanah air, dimanapun melaksanakan pengabdian bidang kesehatan.Seiring dengan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga. Pada tanggal 15 November 2016 di Bantul, DI.Yogyakarta, Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo akan meluncurkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau disingkat dengan GERMAS. Yaitu suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Tujuan GERMAS ini, agar masyarakat berperilaku sehat, sehingga diharapkan berdampak pada kesehatan yang terjaga, terciptanya lingkungan yang bersih, sehingga jika dalam kondisi sehat, produktivitas masyarakat meningkat dan biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk berobat akan berkurang.

Kegiatan GERMAS Hidup sehat dilakukan dengan cara, antara lain melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban.

Pelaksanaan GERMAS harus dilaksanakan seluruh lapisan masyarakat, lintas kementerian dan lintas sektor baik pemerintah pusat dan daerah, swasta, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat, untuk bersama-sama berkontribusi menciptakan gerakan masyarakat hidup sehat.  Selanjutnya ada beberapa hal yangharus menjadi perhatian kita semua :

  1. Pembangunan kesehatan merupakan salah satu unsur penopang peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, di samping unsur pendidikan dan ekonomi. Untuk itu sebagai investasi, orientasi pembangunan kesehatan harus lebih didorong pada aspek – aspek promotif dan preventif tanpa melupakan aspek kuratif rehabilitatif.
  2. Kementerian Kesehatan mengapresiasi kepada beberapa Pemerintah Kabupaten/Kota serta Provinsi yang mengalokasikan 10% dari anggaran pembangunan untuk sektor kesehatan. 
  3. Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian  dari masyarakat terkecil yang membentuk kepribadian, dari proses pembelajaran hingga menuju kemandirian. Artinya dengan keluarga sehat dapat dengan mudah menciptakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. 
  4. Diperlukan kerjasama baik lintas program maupun lintas sektor, akademisi, kepala daerah, pelaku usaha, organisasi masyarakat dll sebagai bentuk tanggung jawab bersama akan masa depan bangsa, khususnya kualitas sumberdaya manusia yang mampu bersaing dengan bangsa lain. 
  5. Mengingatkan kembali pada Gerakan Revolusi Mental di jajaran kesehatan dengan 3 nilai utama yaitu integritas, kerja keras dan gotong royong yang harus menjadi budaya kerja bangsa Indonesia. Sehingga dengan budaya kerja ini, kita dapat memberikan warna dan arah pada Pembangunan Kesehatan.

 

Pada akhir upacara Bapak Wakil Gubernur menyerahkan  piagam dan hadiah kepada para pemenang tenaga kesehatan tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016 . Berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Barat No: 440 – 809 – 2016 tenatang Penetapan Pemenang Puskesmas Berprestasi TenagaMedias ,Tenaga Keperawatan, Tenaga Gizi danTenaga Kesehatan Masyarakat Teladan Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016:

A.PUSKESMAS BERPRESTASI :

No

Puskesmas

Puskesmas

Kab/Kota

Peringkat

1

Perkotaan

Salido

Pesisir Selatan

Juara I

2

Pedesaan

Sitiung I

Dharmasraya

Juara II

 

 

Talu

Pasaman Barat

Juara III

 

B. TENAGA KESEHATAN TELADAN :

     1. Tenaga Medis

No

Nama

Puskesmas

Kab/Kota

Peringkat

1

dr. Desfarina

Silngkang

Sawahlunto

Juara I

2

dr.Effi Elastika

Pangkalan

50 Kota

Juara II

3

dr.FebriaFernandes

Batu Kambing

Agam

Juara III

 

     2 Tenaga Keperawatan :

No

Nama

Puskesmas

Kab/Kota

Peringkat

1

Wiwi Yosefa,Amd,Keb

Pusk. Koto Besar

Dharmasraya

Juara I

2

Ns.Dewi Sasma Murni, Skep

Pusk. Tj. Paku

Kota Solok

Juara II

3

Rina Febriani,SST

Pusk. Rasimah Ahmad

Bukittinggi

Juara III

 

3. Tenaga Kesehatan Masyarakat

No

Puskesmas

Puskesmas

Kab/Kota

Peringkat

1

Ane Triana,AMKL

Lubuk Sikaping

Pasaman

Juara I

2

Riza Sari Putri, Amd,KL

Koto Besar

Dharmasraya

Juara II

3

Elia Roza,AMKl

Baruh Gunung

50 Kota

Juara III

 

4. Tenaga Gizi

No

Puskesmas

Puskesmas

Kab/Kota

Peringkat

1

Veronica Cyntia Dewi,AMG

Nilam Sari

Bukittinggi

Juara I

2

Rahma Yulia

Baso

Agam

Juara II

3

Suci Fadillah,AMG

Sirukam

Kab. Solok

Juara III

 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • SEMINAR SASTRA DALAM RANGKA MENINGKATKAN PEMAHAMAN GENERASI MUDA TENTA

    • Kamis, 27 Juli 2017
    • Kamis, 27 Juli 2017
  • Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara Pemerintah Provinsi Sumater

    • Rabu, 21 Juni 2017
    • Rabu, 21 Juni 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh