5 pemuda pelopor sumbar tahun 2016


Post by Telematika(Telematika) | Posted on 28 Oktober 2016 15:27:27 WIB | Berita Terkini | 467 kali dibaca


 

Pemuda Pelopor Sumbar tahun 2016 sebanyak 5 (lima) orang foto bersama Sekda Sumbar Bapak. Ali Asmar di halaman kantor gubernur Sumatera Barat selesai upacara bendera dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda ke 88 tanggal 28 Oktober 2016. Pemuda Pelopor ini merupakan pemenang dari 5 bidang yang diperlombakan.


Diantaranya bidang Lingkungan Hidup Fitri Yunani dari Kabupaten Tanah Datar, yaitu membuat tenunan songket dengan pewarna alami. Bidang Pendidikan Yal Yuldian dari Kabupaten Sijunjung, yaitu membina sanggar olahraga senam. Bidang Pariwisata Tri Andikal dari Kabupaten 50 Kota yaitu mengembangkan objek wisata Batu Manda. Bidang Industri Pangan Rita Gusrini dari Kota Padang, yaitu mengolah makanan yang berbasis ikan, dan bidang Usaha Produktif Lambang Wicaksono dari Kota Sawahlunto, yaitu mengolah limbah kain menjadi barang cendramata.
Ke lima Pemuda Pelopor ini langsung diikutsertakan untuk lomba Pemuda Pelopor Tingkat Nasional di Bandung pada pertengahan Oktober 2016 yang lalu.


Ketika ditanya bagaimana perasaan mereka sebagai pemuda pelopor, dengan lugu dan polos mereka sangat senang sekali dan tidak pernah mengira bahwa apa yang mereka lakukan selama ini menjadi perhatian oleh Pemerintah, padahal mereka selama ini bekerja hanya iseng saja untuk memanfaatkan apa yang ada dialam.


Fitri Yunani yang hanya berpendidikam tamat SD, bertenun merupakan pekerjaan yang sudah lama terhenti di kampungnya karena mahalnya harga bahan, terutama sekali bahan pewarnanya, tetapi karena di kampungnya banyak tanaman yang bisa dijadikan sebagai zat pewarna, maka dimanfaatkanlah tanaman tersebut, ternyata hasilnya sangat bagus, disamping warnanya bagus kain juga lembut, ampas tanaman bisa juga dijadikan sebagai pupuk tanaman, hasil tenunannya juga disukai oleh pelanggan sehingga warga masyarakat yang lainnya ikut juga menggunakan tanaman ini sebagai pewarna kain songket.


Lain lagi dengan Tri Andikal, pemuda Balubuih ini tanpa sengaja membuka lokasi Batu Manda di kampungnya, setiap hari dibersihkan jalan menuju Batu Manda, sehingga banyak masyarakat mengunjungi lokasi ini dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga diajaklah orang kampung untuk membersihkan lokasi ini dengan pengelolaan yang baik, dibuatlah lokasi parkir, dibuat tempat berjualan dan lokasi camping, out bond dan lain-lain, dan sudah mulai dipungut bayaran dengan mengajak pemerintah Nagari setempat. Sekarang objek wisata Batu Manda sudah sangat ramai dikunjungi orang, dan masyarakat sudah bisa berjualan dilokasi ini.


Banyak cerita yang menarik dari pemenang pemuda pelopor ini, harapan mereka kepada generasi muda agar berbuat yang terbaik buat negeri kita, perlihatkan bahwa pemuda itu bisa berbuat yang positif. Kepada pemerintah agar terus memperhatikan apa yang dibuat oleh pemuda, kalau salah tegur, kalau positif bimbinglah dengan baik, demikian.mereka berharap....hidup Pemuda Indonesia...(by. Akral)


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • PENAS TANI NELAYAN XV TAHUN 2017

    • Selasa, 02 Mei 2017
    • Jumat, 12 Mei 2017
  • Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan III Di Lingkungan Pemerintah

    • Selasa, 28 Februari 2017
    • Sabtu, 17 Juni 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh