MENGENAL TELUR AYAM


Post by Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan(YUNI ERLITA, S.Pt) | Posted on 21 Oktober 2016 15:28:36 WIB | Peternakan | 1062 kali dibaca


MENGENAL TELUR AYAM

Telur ayam disebut-sebut sebagai kapsul ajaib. Nutrisi yang terkandung di dalam sebuah telur cukup lengkap, mulai dari asam amino yang komplit, lemak, vitamin, mineral hingga lutein. Protein yang terdapat pada telur lebih baik mutunya dibanding protein yang terdapat pada ikan maupun daging.

Perhimpunan Ahli Jantung Amerika menyarankan konsumsi telur agar tidak lebih dari 3 – 4 butir per minggu. Salah satu alasannya karena kuning telur mengandung kolesterol dalam jumlah yang cukup tinggi (sekitar 190 mg/butir).

Di pasar, kita tidak hanya menemukan telur ayam kampung dan telur bebek saja, tetapi juga green egg (telur bebas Salmonella sp), telur rendah kolesterol, telur Omega 3, telur vitamin E hingga telur organik. Telur Omega 3 dipercaya berkhasiat untuk menurunkan kolesterol dalam darah serta dapat mencegah kanker (payudara dan prostat). Nilai gizi telur sudah cukup tinggi dan seimbang.

JENIS TELUR AYAM                                    

Telur Omega-3
Telur jenis ini dihasilkan dari ayam yang diberi makanan mengandung bahan beromega-3. Contoh bahan pakannya, seperti ikan sarden atau salmon.Berbeda dari telur ayam negeri, warna telur Omega-3 lebih gelap sedikit dan ukurannya lebih besar. Setelah direbus, tekstur telur lebih padat dan permukaannya lebih mengkilat, serta rasanya lebih gurih.

Manfaatnya sebagai sumber asam lemak esensial dapat mencegah tumpukan lemak dalam gula darah. Sehingga, bisa mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah dan mencegah hipertensi.

Telur Organik

Telur jenis ini berasal dari ayam yang berkembang di sekitar lingkungan tanpa pestisida, herbisida, dan tidak diberikan obat kesuburan berbahan kimia. Nutrisinya mirip telur ayam kampung, karena tidak mengandung antibiotik atau hormon.

Hanya, bentuk dan warnanya agak berbeda. Warnanya lebih gelap dan ukurannya lebih besar. Sedangkan kulitnya lebih tebal, namun permukaannya lebih halus. Dan, rasanya lebih gurih dan aromanya lebih amis.

Jika ingin memilih telur jenis ini, cari telur yang diberi label telur organik bersertifikat. Tanda ini untuk membantu Anda agar tidak salah memilih.

Telur Vegetarian

Telur tipe ini berasal dari ayam yang diberi makanan mengandung tumbuhan saja. Misalnya, pakan diformulasikan dengan komposisi pangan nabati, seperti ekstrak sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Soal warna dan bentuknya sama seperti telur ayam negeri. Cuma, permukaan kulitnya lebih halus. Rasanya hampir sama dengan telur ayam negeri, tapi biasanya warna kuning telur lebih tua dan kandungan lemaknya lebih sedikit.

Nutrisi yang terkandung di dalamnya sama seperti telur ayam kampung. Telur vegetarian ini berkhasiat mencegah hipertensi, karena kadar kolesterolnya yang rendah.

TIPS MEMILIH TELUR YANG BAIK

  1. Telur diletakkan di dekat cahaya, lalu diteropong isinya sambil diputar-putar. Telur masih baik jika kuning telur berada di tengah (belum bergeser)
  2. Telur direndam dalam panci berisi air atau larutan garam 10% (1 sendok teh garam dilarutkan ke dalam 2 gelas air). Telur yang masih baik akan tenggelam. Telur yang sudah lama akan terapung. Sedangkan telur yang sudah rusak akan melayang.
  3. Telur masih baik jika warna kulitnya cerah. Kulit yang kusam disertai bintik hitam (jamur) menandakan telur sudah tidak layak dikonsumsi

Untuk mencegah kontaminasi mikroba, telur ayam sebaiknya dimasak pada suhu minimal 64 °C selama 4,5 menit. Telur mampu bertahan sekitar 10 – 14 hari pada suhu ruang. Sedangkan pada suhu 38 ºC, telur hanya bertahan sekitar 3 hari. Oleh karena itu, kondisi penyimpanan perlu diperhatikan agar telur masih dalam kondisi baik setelah disimpan selang beberapa saat.

TIPS MENYIMPAN TELUR

  1. Sebelum disimpan, telur dicuci terlebih dahulu, terutama telur yang kulitnya masih belepotan dengan kotoran ayam/bebek
  2. Jika memungkinkan, telur dicelupkan ke dalam minyak parafin cair bersuhu 60 ºC, lalu diangin-anginkan hingga terbentuk lapisan tipis yang menutupi pori-pori. Atau, telur dicelupkan ke dalam air mendidih sekitar 5 detik.
  3. Selanjutnya, telur disimpan dalam lemari pendingin.

poentjakweg.com/mengenal-telur-ayam


Berita Terkait :

Belum Ada Berita Terkait

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan III Di Lingkungan Pemerintah

    • Selasa, 28 Februari 2017
    • Sabtu, 17 Juni 2017
  • Minang Book Fair 2017

    • Jumat, 24 Februari 2017
    • Minggu, 05 Maret 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh