sumbarprov.go.id :: a b bpm-sumbarprov.go.id bappeda sumbar rup sumbar1

SATPOL PP IKUT TIM TERPADU DALAM PENGAWASAN PANGAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT

2016-06-16 09:24:54 || dibaca: 359 pengunjung || category: Berita Terkini || post by: Satuan Polisi Pamong Praja

Satpol PP Sumbar, Padang --- Tingginya harga kebutuhan pokok di berbagai pasar Kota Padang harus menjadi perhatian pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang selama ini masyarakat beranggapan pemerintah tidak berpihak pada masyarakat terhadap naiknya harga barang kebutuhan pokok. Namun kemaren (14/06/2016) Gubernur Sumatera Barat Prof. DR. Irwan Prayitno, M.Scdengan Tim Terpadu Sumatera Baratturun langsung melakukan pemantauan terhadap ketersediaan pangan dan pemantauan harga di beberapa Pasar di Kota Padang.

Dalam pemantauan harga tersebut Gubernur dengan Tim Terpadu di damping oleh Plt. Kepala Satpol PP Provinsi Sumatera Barat H. Abdul Rahman, SE. MM juga dihadiri oleh Walikota Padang Mahyeldi ansharullah, SP., Bank Indonesia, Kepala Badan Ketahananan Pangan, Kepala Dinas Kesehatan dan SKPD terkait lainnya. Tim dari BBPOM Padang dihadiri oleh Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan, Drs. Antoni Asdi, M.Farm, dan Kepala Seksi Layanan Informasi Konsumen, Drs. Asrianto, Apt. MM.

Pada bulan suci Ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Provinsi Sumatera Barat biasanya mulai naik hingga sampai hari lebaran nantinya. Untuk mengantisipasi tersebut, Gubernur meminta pada Bupati dan Walikota dapat melakukan pengawasan harga setiap hari. Pasalnya, inflasi tak hanya membuat daya beli masyarakat melemah, namun juga dapat lebih memiskinkan masyarakat.  

Untuk tersedianya pangan yang aman, sehat dan layak dikonsumsi oleh masyarakat harus menjadi perhatian pemerintah dan pemerintah juga harus  menyiapkan regulasi agar pelaku usaha pangan dapat memahami ketentuan peraturan terkait pangan yang aman. Tidak dapat dipungkiri, dalam Bulan Suci Ramadhan ini akan banyak bermunculan pengusaha-pengusaha pangan dadakan. Harus ada langkah antisipasi agar jangan sampai produsen hanya memanfaatkan peluang pasar tanpa memperhatikan kesehatan dan keselamatan konsumen/masyarakat.Dari hasil pemantauan dan pengawasan kemaren tidak ditemukannya formalin atau pengawet berbahaya lainnya pada ikan, daging dan tahu. Sedangkan untuk makanan pabukoan telah disidak kembali oleh gubernur dan tim, tidak ditemukan lagi makanan yang mengandung zat pengawet

Plt. Kepala Satpol PP Provinsi Sumatera Barat juga menghimbau agar pedagang tidak melakukan pelanggaran yang selama ini membuka usaha di pinggir trotoar dan pinggir jalan di sekitar Pasar Kota Padang yang sekarang sudah disediakan tempat berjualan oleh pemerintah Kota Padang, untuk itu kami juga melakukan pengawasan secara berkala dan bekerjasama dengan Satpol PP Kota Padang dan Dinas Pasar Kota Padang.

(By Novear)



Berita Terkait

.

HARHUBNAS 2015

Acara Pelepasan Gerak Jalan Santai HARHUBNAS 2015 oleh kepala Dinas Perhubungan Kominfo Prov. Sumbar minggu, 13 September 2015 yang diikuti oleh keluarga besar perhubungan Kominfo dan Mitra kerja. Acara yang dilanjutkan dengan pembagian kupon doorpr

Lihat Selengkapnya

SUMATERA BARAT AKAN BANGUN GEDUNG INFLASI

Hal ini di sampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat Bapak Irwan Prayitno dalam pidato pembukaan Bazar di lingkungan Kantor Gubebernur Sumatera Barat  Kamis pagi pukul 10.00 Wib, yang dihadiri oleh beberapa kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Provi

Lihat Selengkapnya

PENILAIAN LOMBA SEKOLAH SEHAT TINGKAT NASIONAL TAHUN 2016 DI KAB. LIMA PULUH KOTA

Pemberian Cenderamata oleh Bupati kepada Ketua Tim Penilai Pusat

Lihat Selengkapnya

best website stats