sumbarprov.go.id :: a b bpm-sumbarprov.go.id bappeda sumbar rup sumbar1

WORKSHOP DATABASE KETAHANAN PANGAN TINGKAT PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2016

2016-06-07 09:10:44 || dibaca: 488 pengunjung || category: Berita Terkini || post by: Badan Ketahanan Pangan

Workshop Database Ketahanan Pangan Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016 dilaksanakan pada tanggal 30 – 31 Mei 2016 di Gedung Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sukarami, Solok. Pertemuan ini dilaksanakan untuk melakukan koordinasi dan sinkronisasi penataan data-data ketahanan pangan yang lebih baik serta membangun sistem data dan informasi ketahanan pangan di provinsi dan kabupaten/kota dalam upaya penyebarluasan data dan informasi ketahanan pangan yang selalu dituntut up to date, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Workshop ini dibuka oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Barat, Ir. Efendi, MP dan dihadiri oleh peserta dari 19 Kab/Kota. Pada Kesempatan ini, Kepala Badan menyampaikan bahwa informasi ketahanan pangan sangat penting, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan yang diatur pada Bab X tentang Sistem Informasi Pangan dikatakan bahwa Pemerintah maupun Pemerintah Daerah berkewajiban membangun, menyusun, dan mengembangkan sistem informasi Pangan yang terintegrasi. Selain itu, sistem informasi pangan dapat digunakan sebagai bahan untuk: a) Perencanaan; b) Pemantauan dan evaluasi; c) Stabilitas pasokan dan harga Pangan; d) Sistem peringatan dini terhadap masalah pangan; dan e) Kerawanan Pangan dan Gizi.

Adapun narasumber yang memberikan materi pada acara ini adalah BPS Prov. Sumbar, Bappeda Prov. Sumbar, Badan Ketahanan Pangan Prov. Sumbar dan Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian RI (Andry Polos, S.Kom, MT).

 Arahan dari kepala BKP Sumbar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan data Ketahanan Pangan, diantaranya:

  1. Peningkatan kualitas data mulai dari pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, sampai  penyajian sehingga menjadi informasi yang baik.
  2. Mendapatkan data dan informasi yang akurat, tepat waktu, obyektif dan konsisten.
  3. Peningkatan komunikasi data yaitu bagaimana menciptakan suatu sistem informasi yang terintegrasi sehingga terwujudnya keterpaduan sistem jaringan pengelolaan data secara nasional.

Dalam mewujudkan desiminasi data dan penyebarluasan informasi ketahanan pangan yang akurat, terbaru, komunikatif, dan dapat dipertanggunjawabkan, maka diperlukan pembinaan dan pengembangan sistem informasi ketahanan pangan melalui website secara berkelanjutan, yang melibatkan seluruh jaringan kerja ketahanan pangan provinsi dan kabupaten/kota  sebagai wujud partisipasi koordinatif dalam pengumpulan dan penyajian data dan informasi ketahanan pangan.



Berita Terkait

.

HARHUBNAS 2015

Acara Pelepasan Gerak Jalan Santai HARHUBNAS 2015 oleh kepala Dinas Perhubungan Kominfo Prov. Sumbar minggu, 13 September 2015 yang diikuti oleh keluarga besar perhubungan Kominfo dan Mitra kerja. Acara yang dilanjutkan dengan pembagian kupon doorpr

Lihat Selengkapnya

PENILAIAN LOMBA SEKOLAH SEHAT TINGKAT NASIONAL TAHUN 2016 DI KAB. LIMA PULUH KOTA

Pemberian Cenderamata oleh Bupati kepada Ketua Tim Penilai Pusat

Lihat Selengkapnya

DEKLARASI PILKADA BERINTEGRITASI BADUNSANAK YANG DAMAI DI RANAH MINANG

Kalimat ini disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat Husni Kamil Manik. SP. Mp pada pidato Launching (peluncuran)  alias mendeklarasikan Kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah (PILKADA) Serentak di Sumatera Barat yang dilaksanakan

Lihat Selengkapnya

best website stats