ViMi BPM Sumbar


Post by Badan Pemberdayaan Masyarakat(Badan Pemberdayaan Masyarakat) | Posted on 29 Maret 2016 23:14:36 WIB | Visi dan Misi | 1066 kali dibaca


Download File

Visi Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat yaitu :

TERWUJUDNYA KEMANDIRIAN MASYARAKAT YANG PARTISIPATIF”.

Visi tersebut merupakan cerminan suatu keinginan atau cita-cita untuk menjadi terdepan dalam melanjutkan perjalanan organisasi sebagai motor penggerak perubahan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Nagari/Desa dan Kelurahan serta pemberdayaan masyarakat ke arah yang lebih baik, serta cerminan komitmen organisasi sebagai elemen penggerak dan motivator untuk menjadi semakain baik, yang harus disinergikan dengan elemen penggerak lainnya dalam suatu kesisteman yang utuh.

Makna pokok yang terkandung dalam visi diatas adalah lain :

Masyarakat, merupakan masyarakat Kabupaten dan Kota yang tidak terpisah antara kewenangan Provinsi dan Kabupaten/Kota melainkan adanya pembagian kewenangan untuk mewujudkan masyarakat Nagari/Desa dan Kelurahan dan Kelurahan yang mandiri.

Kemandirian Masyarakatmerupakan kemampuan untuk melakukan pengembangan kapasitas masyarakat dalam seluruh aspek kehidupan meliputi aspek ekonomi, sosial budaya, lingkungan hidup dan politik sehingga secara bertahap masyarakat mampu membangun diri dan lingkungannya serta berperan aktif dalam pembangunan.

Partisipatif Masyarakat, merupakan peran aktif masyarakat dalam proses perencanaa, pelaksanaan, pembiayaan, pemanfaatan, pemeliharaan dan pengembangan hasil pembangunan.

Berdasarkan Visi tersebut ditetapkan Misi Badan Pemberdayaan Masyarakat Propinsi Sumatera Barat yang ditetapkan merupakan peran strategis yang diinginkan dalam mencapai tujuan lembaga yang telah ditetapkan, maka misi Badan Pemberdayaan Masyarakat Propinsi Sumatera Barat adalah sebagai berikut :

  1. Mewujudkan Peningkatan koordinasi dan keterpaduan lintas sektor yang bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat.
  2. Mewujudkan Pengembangan Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat.
  3. Mewujudkan Pemantapan kehidupan Sosial Budaya Masyarakat.
  4. Mewujudkan Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat.
  5. Mewujudkan Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Pendayagunaan Teknologi Tepat Guna yang berwawasan lingkungan.

Makna pokok yang terkandung dalam misi tersebut adalah :

  1. Mewujudkan koordinasi dan keterpaduan adalah untuk menciptakan efektifitas dan efisiensi program, karena dalam pelaksanaan program pemberdayaan perlu ada kesamaan paham mengenai konsep pemberdayaan, karena pada akhir-akhir ini berbagai program/kegiatan pembangunan diberi label pemberdayaan, walaupun sebenarnya mengingkari makna pemberdayaan, dan disamping itu di lapangan banyak kegiatan yang saling tumpang tindih serta mirip satu sama lain dengan nama yang berbeda.
  2. Memberdayakan masyarakat Nagari/Desa dan Kelurahan berarti memampukan dan memandirikan masyarakat, dalam prakteknya paling tidak ada beberapa konsep pemberdayaan masyarakat yaitu:

Pertama : menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan berkembangnya potensi atau daya yang dimiliki masyarakat melalui pemberian input berupa bantuan dana, pembangunan sarana dan prasarana baik fisik maupun sosial serta pengembangan lembaga pendanaan, penelitian dan pemasaran di Nagari/Desa dan Kelurahan;

Kedua : pemberdayaan masyarakat melalui dimensi perbaikan kebijakan operasional (reformasi) dan dimensi rekayasa masyarakat dengan cara affirmative action yaitu, melindungi masyarakat melalui pemihakan kepada masyarakat yang lemah untuk mencegah persaingan yang tidak seimbang dan bukan berarti mengisolasi atau menutupi dari interaksi; dan

Ketiga :  memberdayakan kelembagaan lokal, berarti menggalang solidaritas sosial dan partisipasi masyarakat luar untuk memecahkan masalah sosial kemasyarakatan dan meningkatkan ketahanan sosial masyarakat Nagari/Desa dan Kelurahan.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penyerahan Penghargaan Literasi dan Rapat Koordinas Bidang Perpustakaa

    • Jumat, 20 Oktober 2017
    • Jumat, 20 Oktober 2017
  • Penandatanganan Kesepakatan Gerakan Nasional Tertib Arsip

    • Kamis, 14 September 2017
    • Kamis, 14 September 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh