Rapat koordinasi dan Sinkronisasi Program Kegiatan Pembangunan Pertanian tahun 2014


Post by Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan(RASMUNALDI, ST) | Posted on 05 Februari 2014 05:26:17 WIB | Berita Terkini | 1110 kali dibaca


DSC02563Mengawali tahun 2014 Diperta Sumbar bersama dinas pertanian Kabupaten Kota se Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Kegiatan Pembangunan Pertanian tahun 2014 di Royal Denai Bukittinggi selama dua hari (4 s.d 5 Februari 2014).

Rakor ini dihadiri oleh 19 Dinas Kabupaten / Kota dan Badan Penyuluhan Kabupten / Kota se Sumatera Barat , BPTP Sumbar dan PT Sang Hyang Sri.

Rakor yang dibuka langsung oleh Kadisperta Sumbar Ir. Djoni yang juga dihadiri Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan Sumbar Ir. Yeflin Luandri yang baru saja dilantik. Dalam pembukaan acara Ir. Djoni mempersilahkan Ir. Yeflin Luandri untuk memperkenalkan diri kepada peserta rakor. Selanjutnya Ir. Djoni menyampaikan secara umum kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di Sumatera Barat tahun 2014. Untuk komoditi tanaman pangan khususnya padi tahun 2014 ini Sumatera Barat mendapat alokasi dana + 120 Milyar rupiah dari dana APBN dan APBD. Dengan dana sebesar itu diharapkan Sumbar dapat mencapai target produksi padi 2,5 juta ton GKG (Gabah Kering Giling). Dana tersebut di alokasikan dalam bentuk bantuan benih, sekolah lapang jaringan irigasi, alsintan dan alat pasca panen. Selain padi, Sumbar juga memproiritaskan komoditi lain seperti Jagung, Cabe, dan Bawang Merah. Dalam kesempatan ini Ir. Djoni juga menyampaikan bahwa indek pekerjaan petani yang dahulunya dibawah 2 sekarang sudah lebih dari 2 (sensus pertanian 2013). Artinya petani sudah mempunyai lebih dari 2 jenis pekerjaan.

Setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan paparan dari sektor pangan dan hortikultura. Pada hari pertama dibahas sektor tanaman pangan yang di ikuti oleh dukungan dari bidang dan UPTD terkait. Dari bidang PSP (Prasarana Sarana Pertanian) disampaikan dukungan Alsin dan Irigasi , dari bidang PPHP (Pengolahan Pemasaran Hasil Pertanian) disampaikan bantuan Penggilingan Padi Kecil, dari BBITPH dan BPSB untuk ketersedian benih, dan Dukungan perlindungan Tanaman dari BPTPH dan Penyuluhandengan dukungan pengawalan di lokasi Sekolah Lapang. Disektor Pangan ini khususnya padi BPTP Sumbar menyampaikan Teknologi Padi Salibu yang sampaikan oleh Erdiman dan Jajar Legowo oleh Dr. Ir. Nusyirwan Hasan. PT Sang Hyang Sri juga memaparkan kesiapannya dalam mendukung benih.

Dihari kedua Rakor membahas Sektor Hortikultura meliputi sayur , buah dan tanaman hias. Yang juga didukung dari Bidang PSP untuk optimalisasi lahan dan perluasan areal, dari PPHP dengan alat pengolahan pasca panen, juga dari UPTD Lingkup diperta Sumbar meliputi benih, pengendalian hama, hingga BPTP dengan teknologi pengolahan produk horti seperti Cabe Blok , sirup manggis dan selai durian.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh