OPTIMALISASI PENINGKATAN PENGGUNAAN PRODUKSI DALAM NEGERI


Post by Dinas Perindustrian dan Perdagangan(BUDI SETIAWAN, ST, M.Si) | Posted on 19 November 2013 08:00:43 WIB | Artikel | 1221 kali dibaca


OPTIMALISASI PENINGKATAN PENGGUNAAN

PRODUKSI DALAM NEGERI

 

Kebijakan Aku Cinta Indonesia, sebenarnya sudah digalakkan jauh sebelum krisis ekonomi 1997/1998 dan saat ini terus digalakkan karena dirasakan belum optimal, dalam penguatan pasar dalam negeri terhadap produk kita.

Alasan: pentingnya rasa kecintaan dan kebanggaan atas bangsa dan Negara sendiri, yang salah satunya terwujud dalam perubahan sikap dan perilaku dalam bentuk peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

Indonesia merupakan pasar yang sangat empuk bagi produk apapun disebabkan karena jumlah penduduk yang besar dan kesejahteraan masyarakat cenderung terus meningkat.

Sasaran yang ingin dicapai:

a.Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menumbuh kembangkan industri dalam negeri

b.Meningkatkan keyakinan dan keinginan masyarakat terhadap ber      bagai jenis produk buatan dalam negeri

c.Meningkatkan citra positif produk-produk buatan Indonesia di mata    masyarakat luas

d.Meningkatkan loyalitas bangsa ini melalui logo dalam negeri. e.Mengembangkan industri kreatif.

 

Dampak yang diharapkan:

a.Berkurangnya ketergantungan terhadap negara lain,

b.Makin berkembangnya UMKM (ekonomi rakyat),

c.Berkembangnya industri dalam negeri sehingga bisa membuka  la     pangan kerja,

d.Kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat yang didukung       dengan tatanan ekonomi yang kuat sehingga akan lebih kuat meng-   hadapi menghadapi permasalahan ekonomi global,

f.Penghematan devisa negara,

g.Menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air

h.Meningkatnya ketahanan nasional

 

Produksi industri nasional sekarang telah berkembang dengan baik, baik dari sisi kuantitas dan kualitas, karena itu barang kali tidak ada alasan untuk tidak menggunakan produksi dalam negeri, berbagai jenis produk kebutuhan masyarakat sudah tersedia dari produksi dalam negeri.

Pemerintah telah mengambil kebijakan dengan mengharuskan pengadaan barang/jasa pemerintah menggunakan produk dalam negeri, sebagaimana termuat dalam Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2009 Penggunaan Produksi Dalam Negeri Dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Perpres 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, dan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 15/M-IND/PER/2/2011 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri Dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat harus berkomitmen dalam pelaksanaannya, mulai dari perencanaan sampai dengan kontrak ditandatangani.

 

 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh