Pemuda Kawasan Mandeh Dilatih Menyelam


Post by Diskominfo(Desi Marlinda) | Posted on 11 Desember 2019 11:29:38 WIB | Berita Terkini | 172 kali dibaca


Pesisir Selatan, Diskominfo - Beberapa orang pemuda di Kawasan Mandeh mendapatkan pelatihan pemandu wisata selam (Diving). Pelatihan ini dilaksanakan di Kawasan Mandeh. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga melalui dana Alokasi Khusus (DAK).

Kabid Pariwisata pada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel Yohendro Nasti. Senin (9/12) mengungkapkan kegiatan ini dilakukan karena Kawasan Mandeh memiliki potensi yang cukup besar, salah satunya wisata bawah laut yang cukup indah. Bahkan di Kawasan Mandeh memiliki lokasi selam yang cukup indah yaitu tempat lokasi tengelamnya kapal MV Boelongan. Keberadaan bangkai kapal Belanda yg tenggelam di kawasan ini menambah nilai tersendiri bagi wisata bawah laut wilayah ini.

"Tujuan pelatihan ini agar pemuda Kawasan Mandeh memiliki kemampuan menjadi pemandu selam yang andal dan bersertifikasi sehingga mampu menjadi pemandu yang andal dan profesional, pemenuhan kebutuhan akan pemandu wisata resmi bersertifikat cukup mendesak." ujarnya .

Dijelaskannya selain sebagai pemandu selam juga bertujuan sebagai pemandu rescue atau tenaga pemandu yang bisa membantu ketika adanya kecelakaan bagi wisatawan ketika berwisata di Kawasan Mandeh. Sehingga wisatawan semakin merasa aman dan nyaman ketika berwisata di Mandeh. 

"Nantinya para pemandu selam ini memiliki sertifikat untuk bisa digunakan sebagai pemandu wisata bawah air (Underwater) atau menjadi pelatih selam bagi masyarakat lainnya, mereka dilatih oleh instruktur yang berpengalaman" ujarnya 

Lebih lanjut pelatihan ini  untuk mencukupi kebutuhan "tour guide" di kawasan wisata Mandeh. Dan pelatihan ini sebagai upaya mengantisipasi kebutuhan layanan pariwisata demi memberikan layanan optimal bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke Mandeh.

"Kami berharap`agar mereka juga mampu berperan dalam upaya meningkatkan layanan kepariwisataan di kawasan Mandeh," katanya.

Menuturkan Kunjungan wisatawan ke Kawasan Mandeh semakin meningkat beberapa waktu terakhir, sehingga jika tidak diimbangi dengan tersedianya pelayanan yang lebih baik, tentu berpotensi mengecewakan mereka, apalagi banyaknya wisata khusus ada di Mandeh bisa dikelola lebih baik.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh