Mencari Kesibuan dengan Memancing Ikan


Post by Tenaga Artikel(Yal) | Posted on 02 Desember 2019 10:49:42 WIB | Artikel | 16 kali dibaca



Oleh Yal Aziz

KADANGKAL kita tak habis pikir dengan prilaku masyarakat yang hobi memanncing di sungai dan dilaut. Kenapa? Karena baiya yang dikeluarkannnya dengan hasil ikan yang diharapkan, selalu tak berimbang kalau kita kaji dan bahas dari sisi biaya.

Tapi, jika kita kaji dan bahas dari sisi hobi, mungkin akan membuat ita tertawa dan tak habis pikir. Kenapa? Karena ternyata dengan memancing, seseorang katanya, bisa menemukan kebahagian, meskipun tak diukur dari hasil pancingan.

Salah satu kenikamatan yang tak bisa diukur dengan uang tersebut, disaat ikan memakan pancing dan membawa pancing kearah yang diingin oleh ikan yang termaan mata pancing. Saat itu, perasaan pemancing, jelas harap-harap cemas dan tak menentu. 

Perasaahn itu baru akan reda atau terhibur, bila ikan yang nyangkut dimata pancing, lumayan besar dan jenis ikan yang enak untuk dikosumsi. Yang jelas memancing ada seni dan kiatnya, sesuai cara dan selera tukang pancing.

Yang anehnya, bagi yang punya hobi memancing, setiap hari akan muncul dipinggir sungai, seperti Sungai bandabakali kawasan Purus misalnya, yang muaranya langsung menuju kelaut lepas. 

Setiap sore,  akan terlihat puluhan penggemar olahraga memancing nongkrong dipinggir sungai dengan umpan yang sesuai keinginannya. Kata si pemancing, ikan yang dapat sangat tergantung dengan umpan yang dipergunakan. 

Terlepas dari segi hobi, yang jelas memanfaatkan waktu untuk memancing harus jugalah diatur sedemikan rupa. Tujuannya, agar kehidupan kedepannya berjalan sesuai dengan cita-cita-cita  sewaktu kecil.

Jangan sampai, akibat hobi memanacing melupakan segala aktifitas lainnya, yang bermanfaat untuk masa depan, anak, jika sudah berumah tangga. Kalau hanya sebatas hobi, cukuplah pergi memancing dihari libur.

Kemudan, disaat melakukan aktifitas memancing, jangan ampai terlena dengan pergeseran waktu. Maksudnya, jika masuk waktu shalat, hentikanlah aktifitas memancing dengan melaksanakan shalat di masjid, jika saat memancing dekat dengn rumah ibadah.

Yang tak kalah pentingnya lagi, jangan sampai mengabaikan tugas dan tanggungjawab terhadap keluarga, hanya karena menyalurkan hobi memancing. Hobi boleh jalan, tapi yang namanya tanggungjawab, juga harus dilaksanakan dengan baik.

Jadilah pemancing yang taat bergama dan tak melupakan tanggungjawab terhadap anak dan istri. Bagaimanapun jua, anak dan istri merupakan tanggungjawab yang harus dlaksanakan degan baik dan ikhlas. Semoga (penulis wartawan tabloidbijak.com dan ketua smsi sumbar)


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh