Legislator minta pemerintah pusat sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual


Post by Sekretariat DPRD Prov. Sumbar(DENY SURYANI, S.IP) | Posted on 09 September 2019 19:08:06 WIB | Berita Terkini | 65 kali dibaca


Legislator minta pemerintah pusat sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

Anggota DPRD Sumatera Barat Sitti Izaati Aziz pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, segera mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU-PKS).

Dia melihat, hal ini merupakan masalah bersama yang harus diperjuangkan untuk melindungi kaum perempuan.

“Kami ada dibelakang Ibuk-ibuk ini dalam berjuang sekuat tenaga. UU adalah payung hukum dari semua ini," katanya.

Ia mengatakan dengan kebersamaan aktivis perempuan berbuat untuk UU ini, maka pihaknya yakin UU ini akan bisa direalisasikan.

Dia yakin, banyak kaum bapak-bapak juga mendukung agar segera disahkannya RUU ini untuk melindungi anak perempuannya.

“Mereka tidak ingin menodai dan mencederai anak sendiri. Saya yakin dengan ikhlas dan perjuangan kita bersama, ini akan berjalan dengan baik," tuturnya.

Ia menuturkan bahwa pihaknya di DPRD juga akan berjuang soal regulasi dan peraturan daerah dan APBD untuk perjuangan perempuan. DPRD kata dia akan membuat surat ke DPR RI, dan mendesak agar RUU ini segera disahkan.

Di sisi lain, pihaknya juga akan melakukan komunikasi dengan Kemendagri terkait RUU ini.

Senada dengan hal itu, Leli Arni dari fraksi PDI Perjuangan mengatakanpihaknya akan mengawal ini hingga tuntas. 

Jaringan Peduli Perempuan Sumbar mendesak pemerintah dan DPR RI untuk mengesahkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS). Beberapa LSM di tergabung dalam Jaringan Peduli Perempuan di antaranya Nurani Perempuan, KPI Sumatera Barat, dan dari Pambangkik Batang Tarandam, mendatangi Kantor DPRD Sumbar, Kamis (5/9) pagi.

Perwakilan Nurani Perempuan Rahmi Meri Yenti mengatakan sebelum penyampaian aspirasi kepada DPRD Sumbar pihaknya melakukan orasi yang berisi dukungan terhadap pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS), kemudian teatrikal, pembacaan puisi, dan penampilan musik rebana dari anggota Jaringan Peduli Perempuan.

Audiensi berlangsung kurang lebih 2.5 jam. Selain Sitti Izzati Azis dari fraksi Golkar, hadir juga Leli Arni dari fraksi PDI Perjuangan, Plt Nurani Perempuan  Sumatera Barat Rahmi Meri Yenti, dan komunitas perempuan Sumatera Barat. *Humas.(dprd.sumbarprov.go.id)


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh