Memaknai Perjuangan Siti Manggopoh Untuk Kemajuan Bangsa


Post by Badan Kesatuan Bangsa dan Politik(TITA SHANIA) | Posted on 17 Juni 2019 10:37:54 WIB | Berita Terkini | 315 kali dibaca


Memaknai Perjuangan Siti Manggopoh Untuk Kemajuan Bangsa

Sabtu (15/06), bertempat di kantor Camat Lubuak Basuang, Agam, dilangsungkan upacara peringatan Perang Manggopoh yang ke 111. Gubernur Sumatera Barat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Badan Kesbangpol Prov. Sumbar, Nazwir, SH, M.Hum, mengatakan bahwa alangkah baiknya kebanggaan terhadap perjuangan Manggopoh ini diwujudkan dalam bentuk aktifitas dan prilaku kehidupan yang harmoni untuk menciptakan kemajuan bangsa. 

Peringatan Perang Manggopoh hendaknya dijadikan titik balik untuk memaknai nilai-nilai dan semangat juang para pelakunya. Hal ini merupakan modal dan motivasi yang kuat bagi generasi penerus untuk menjalin kesatuan segenap lapisan masyarakat untuk membangun daerah.

Perang Manggopoh mempunyai keistimewaan tersendiri, karena dipelopori oleh seorang perempuan. Sebagaimana diketahui, Perang Manggopoh merupakan bentuk ketidakpuasan masyarakat terhadap pemberlakuan pajak (belasting) dari pemerintah kolonial Belanda.  “Umumnya para pencetus perlawanan terhadap kolonial Belanda dipimpin oleh laki-laki, namun di Manggopoh dipimpin oleh seorang perempuan tangguh bernama Mandeh Siti, “ imbuhnya.

Perang Manggopoh bukanlah perlawanan lokal anak nagari Manggopoh semata, namun merupakan bentuk perlawanan rakyat Sumbar yang tak cukup hanya dikenang dengan melaksanakan upacara semata. Peristiwa Perang Manggopoh sesungguhnya mewariskan tata nilai yang mengandung semangan juang yang dapat diimplementasikan pada masa sekarang ini.

Lebih jauh, Kepala Badan Kesbangpol Sumbar mengatakan bahwa setiap penerus bangsa berkewajiban untuk berperan aktif melaksanakan kewajiban dalam mengisi kemerdekaan yang telah diwariskan para pejuang terdahulu.

Peringatan Perang Manggopoh kali ini mengusung tema "Seiring peringatan Perang Manggopoh ke-111 tahun 2019, kita berdayakan potensi nagari sebagai wujud Agam Madani yang berakhlak Islami".

Peringatan tersebut berlangsung khidmat dan lancar dan dihadiri oleh Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria, Forkopimda Agam, Sekretaris Daerah, Kepala OPD dan tamu undangan lainnya. 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh