RSUD dan Puskesmas Harus Bekerja Optimal Pasca Lebaran


Post by Sekretariat DPRD Prov. Sumbar(DENY SURYANI, S.IP) | Posted on 12 Juni 2019 08:01:11 WIB | Berita Terkini | 46 kali dibaca


RSUD dan Puskesmas Harus Bekerja Optimal Pasca Lebaran

PADANG,- Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim meminta instansi kesehatan daerah seperti RSUD dan Puskesmas bekerja optimal pasca libur hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Hal tersebut dilakukan, untuk mengantisipasi merebaknya sejumlah penyakit yang dikeluhkan masyarakat usai moment lebaran. 

" Kesehatan merupakan unsur penting untuk melakukan aktivitas. Jika kesehatan terganggu, maka untuk kembali bekerja usai merayakan lebaran tidak akan optimal, " ujarnya saat dihubungi , Senin (10/9).

Dia mengatakan, pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) mesti mengantisipasi hal tersebut dan siap mendengar keluhan masyarakat akan penyakit agar sembuh kembali. Pemerintah provinsi melalui dinas kesehatan harus melakukan monitoring untuk memastikan apakah kelengkapan sarana kesehatan dan tenaga medis lengkap atau tidak. 

Menurutnya, merebaknya sejumlah penyakit merupakan fenomena yang kerap terjadi setiap tahun, bahkan jika tidak cermat akan dimanfaatkan oleh oknum tertentu sebagai alasan untuk bolos bekerja,  untuk mengantisipasi hal tersebut lembaga kesehatan harus bekerja optimal .

" Kalau kita bisa menjaga kesehatan saat sedang Lebaran atau saat arus balik kembali ke rumah, gangguan seperti sakit mungkin tidak akan terjadi. Namun, ketika kita sembrono, gangguan kesehatan bisa saja terjadi dengan cepat," tegasnya.

Sementara itu,  Anggota Komisi V DPRD Sumbar Sabrana mengatakan usai Lebaran biasanya sejumlah penyakit banyak diderita oleh masyarakat di antaranya hipertensi atau tekanan darah tinggi, kolesterol, batuk dan flu, radang tenggorokan, dan penyakit lainnya.

"Biasanya setelah Lebaran ini akan terjadi peningkatan jumlah warga yang sakit, namun lembaga kesehatan mesti menyiapkan pelayanan yang maksimal mulai dari tenaga medis maupun peralatan pendukung, sehingga bisa merawat mereka," ujarnya .

Kemungkinan terjadi peningkatan jumlah warga yang sakit ini, belajar dari tahun-tahun sebelumnya, setelah Lebaran terjadi peningkatan jumlah warga yang berobat lantaran terlalu banyak mengonsumsi daging, makanan berlemak, minum dan makan yang manis-manis.

Selain kemungkinan banyak warga yang mengalami penyakit setelah Lebaran, juga kemungkinan banyak pasien atau pemudik yang menggunakan kendaraan mengalami kecelakaan lalu lintas. *Publikasi.(dprd.sumbarprov.go.id)


Berita Terkait :

Belum Ada Berita Terkait

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh