Sejumlah TPS di Sumbar Gelar PSU


Post by Badan Kesatuan Bangsa dan Politik(TITA SHANIA) | Posted on 29 April 2019 10:28:40 WIB | Berita Terkini | 217 kali dibaca


Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar pemungutan suara ulang (PSU) pada 100 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Sumbar pada hari Sabtu (27/04). 

Kota Padang menjadi yang terbanyak dengan 46 TPS yang menyelenggarakan PSU. Sebelumnya, Bawaslu Sumbar telah merekomendasikan agar pencoblosan ulang dilakukan pada 107 TPS.
Hal itu disampaikan Pada hari Selasa (23/04). Komisioner KPU Sumbar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Data Informasi Hupmal dan Hal Nova Indra di Padang mengatakan :

Keputusan melakukan PSU itu telah diambil melalui rapat pleno KPU pada Senin 22 April di KPU kabupaten/kota, dan setelah melakukan analisa terhadap rekomendasi Bawaslu. Nova menjelaskan, keputusan pelaksanaan PSU dididasari oleh surat rekomendasi yang disampaikan Panwascam terkait pelanggaran sepanjang pemilu kepada KPU kabupaten/kota. Berdasarkan rekomendasi tersebut, KPU melakukan analisa terkait kebenaran yang disampaikan dalam rekomendasi tersebut.

Setelah dilakukan analisa, ternyata tidak semua yang direkomendasikan itu bisa dilakukan PSU karena tidak memenuhi syarat. Hasil analisa itu kembali disampaikan KPU kabupaten/kota kepada Bawaslu setempat. Nah, hasil itulah yang diplenokan di setiap KPU hingga memutuskan lokasi mana saja yang berhak melakukan PSU.

Nova juga menyebutkan, PSU dilakukan serentak pada 27 April, yang merupakan batas akhir pelaksanaan PSU secara nasional. “Batas akhir pelaksanaan PSU, sesuai aturan, adalah sepuluh hari pascapemilu.

Setelah keluarnya keputusan pelaksanaan PSU, KPU sebagai pelaksana langsung bergerak cepat dengan menyurati KPU RI perihal kebutuhan logistik. Ada logistik yang diminta ke KPU RI dan ada pula yang diambil dari kabupaten/kota. Setiap KPU di kabupaten/kota telah menyurati KPU RI untuk kebutuhan logistic itu. 

Nova juga menegaskan bahwa pelaksanaan PSU tidak sama persis dengan pelaksanaan Pemilu 27 April lalu, di mana di seluruh TPS dilakukan pencoblosan terhadap lima jenis surat suara.

PSU dilakukan sesuai rekomendasi Bawaslu. Dalam rekomendasi itu, ada TPS yang hanya melakukan PSU untuk surat suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden saja. Ada pula hanya untuk DPR dan DPD RI saja, dan begitu seterusnya. 

Di sisi lain, Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efritmen mengatakan menyambut pelaksanaan PSU di Sumbar, pihaknya akan melakukan perpanjangan kontrak kerja dengan pengawas TPS, di mana pada kontrak sebelumnya pengawas TPS hanya dikontrak sampai tujuh hari setelah pemungutan suara.

Sudah ada surat dari Sekjend Bawaslu RI dan diteruskan kepada Bawaslu daerah untuk perpanjangan kontrak pengawas TPS itu, untuk mengawasi PSU.

Kemudian, jika masih terdapat kesalahan saat proses PSU nantinya, Surya menyampaikan bahwa berdasarkan undang-undang PSU hanya boleh dilakukan satu kali, dan tidak ada istilah untuk PSU kedua.
 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh