Kesbangpol Sumbar Gelar Sosialisasi Undang Undang Bidang Politik


Post by Badan Kesatuan Bangsa dan Politik(TITA SHANIA) | Posted on 31 Maret 2019 03:59:51 WIB | Berita Terkini | 335 kali dibaca


Pada hari Kamis tanggal 21 Maret 2019, pada pukul 09.00 wib telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Dan Peraturan Bidang Politik Bagi Pimpinan Ormas Dan Tokoh Masyarakat bertempat di Hotel Grand Sari .

Sosialisasi tersebut di buka oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat diwakili oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Drs. Syahlaluddin. Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa ormas merupakan potensi bangsa yang bisa untuk kemajuan dan juga bisa membahayakan bagi kehidupan bangsa, apabila tidak dikelola dengan baik berdasarkan nilai-nilai moralitas dan etika berbangsa dan bermasyarakat.

Ormas sebagai inisiator  dan fasilitator dalam merekat harmonisasi, toleransi, dan kepedulian terhadap llingkungan masyarakat dalam kondisi bangsa Indonesia yang majemuk berdasarkan agama, suku, adat, budaya, tradisi, norma, nilai dan karakteristik lainnya.

Potensi ormas secara kelembagaan di Indonesia yaitu sekitar 371.794, di Sumbar ada tercatat sekitar 429 ormas, yang aktif hanya sekitar 30%. Perlu evaluasi lagi manfaat keberadaan sebagian ormas ini kedepannya, karena kemajuan tidak bisa menunggu dan ditunggu, tapi harus dikejar dengan optimisme.

Regulasi yang mengatur Ormas adalah UU No.16 Tahun 2017 tentang Penetapan Perppu No.2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas UUNo. 17 Tahun 2013 tentang Ormas menjadi UU, PP No. 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan UU No.17 Tahun 2013 Tentang Ormas dan Permendagri No.57 Tahun 2017 tentang Pendaftaran dan Pengelolaan Sistem Informasi Organisasi Kemasyarakatan.

Ia juga mengingatkan bahwa tahun 2019 ini merupakan tahun demokrasi, dimana tahapan Pemilu 2019, saat ini memasuki masa kampanye (23 September 2018 s/d 13 April 2019). Untuk itu perlu kehati-hatian dan saling mengingatkan, bagi pelaksana dan peserta pemilu, juga bagi seluuh komponen bangsa, karena adanya potensi pelanggaran aturan kampanye, konflik horizontal dan vertikal.

Seluruh komponen bangsa Pprlu menjaga keamanan dan ketertiban, menguatkan hamonisasi, serta persatuan dan kesatuan dimasyarakat, serta meningkatkan parisipasi dalam Pemilu 2019 (tahun 2014 hanya 64% dan target Pemilu 2019 adalah 77,5%), terpilihnya pemimpin terbaik dalam kehidupan demokrasi yang berkualitas, damai dan kondusif.

Selama ini pesta demokrasi di Sumbar selalu berjalan aman, lancar dan damai, dengan terjaganya komitmen dan spirit "Pemilu Damai Badunsanak", sebagaimana petitih ninik mamak, Kusuik nan disalasaikan, karuah nan kadijaniahkan, cabiak,cabiak bulu ayam, kusuik bulu paruah manyalasaikan, artinya semangat bersama untuk untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat dengan cara kekeluargaan dan musyawarah mufakat. 

Sosialisasi ini dihadiri sekitar 60 orang yang terdiri dari  :

~  Pimpinan Ormas se Sumatera Barat.

~  Tokoh Masyarakat se Sumatera Barat.

Adapun Narasumber dalam kegiatan Sosialisasi tersebut adalah  dari Dirjen Polpum Kemendagri (Kasubdit Fasilitasi Lembaga Pendidikan dan Perwakilan) Dedi Tariadi, SH.M.Si dengan materi "Persiapan dan Kesiapan Pemilu Serentak Tahun 2019", dan Ketua KPU Provinsi Sumbar Amnasmen,SH dengan materi "Tahapan Penyelenggaraan PemiluTahun 2019"


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh