Ruas jalan Km 89 Batagak Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Diperbaiki Dalam Waktu Dekat


Post by Sekretariat DPRD Prov. Sumbar(DENY SURYANI, S.IP) | Posted on 15 Maret 2019 16:19:44 WIB | Berita Terkini | 89 kali dibaca


Ruas jalan Km 89 Batagak Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Diperbaiki Dalam Waktu Dekat

PADANG,- Anggota Komisi IV DPRD Sumbar Rafdinal mengungkapkan, ruas jalan Km 89 Batagak Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam yang telah mengalami kerusakan dan rawan terjadi kecelakaan, akan diperbaiki Meret ini oleh Balai Jalan Nasional Wilayah III.

“ Kita telah melakukan koordinasi dengan pihak balai jalan, dari hasil tersebut direncanakan Maret ini, pelaksanaan perbaikan akan dimulai,” ujarnya saat ditemui Jumat ( 15/3).

Dia mengatakan, jalan kewenangan pemerintah pusat ini, sangat dikeluhkan pengguna jalan selain terjadi kerusakan penerangan jalan juga minim, tidak hanya itu, ketika hujan dengan intensitas tinggi turun, maka genangan air menutupi lobang yang berada pada badan jalan, sehingga dapat menyebabkan kecelakaan.

Dewan yang juga politisi PKS ini, mengungkapkan, jalan Batagak tidak hanya butuh perbaikan , namun butuh kontruksi pemanen dengan perencanaan yang matang, sehinnga tidak perlu dilakuan perbaikan setiap tahun. Baru-baru ini terjadi kecelakaan satu unit truk yang melintasi ruas jalan tersebut.

“ Jika telah dilakukan perbaikan jangan sampai berulang kali, lakukan sebaik-baiknya dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” katanya.

Dia mendunga, terjadinya kerusakan jalan karena aliran drainase pada sisi bawah selalu mengikis lampisan tanah, sehingga berpengaruh pada kemantapan pada ruas jalan. Pada Kabupaten Agam sendiri , lanjutnya , tidak hanya jalur Batagak yang rawan terjadi kecelakan namun juga ada di beberapa daerah lainya.

Selanjutnya , berada di Km 8 Kecamatan Palupuah, tepatnya di sebuah lokasi bernama Pandakian Kodok. Lokasi ini sangat rawan terjadinya kecelakaan karena tanjakan panjang.

Jalur ini sangat dikenal oleh sopir truk sebab tak sedikit yang gagal mendaki dan mengakibatkan truknya terbalik. Selain tanjakan, ancaman lain dari Pendakian Kodok yakni tikungan tajam, tanpa penerangan dan jalan bergelombang. Bagi sebagian orang, jalur ini dianggap berbau mistis dan tak sedikit kecelakaan terjadi di sini.Kemudian, Jalan Luruih Kecamatan Baso di Km 14, 17 dan 19.

Jalan disini lurus dan lebar, pengendara menjadikannya ajang mengetes kecepatan kendaraan.Terakhir, Jembatan PLTA Batang Agam Km 22 Kecamatan Baso yang juga dianggap jalur bahaya. Di jalur ini ada tikungan tajam tanpa lampu penerangan dan jalan berlubang. Tak terhitung lagi jumlah korban akibat kecelakaan yang terjadi di jalur ini. *Publikasi.(dprd.sumbarprov.go.id)


Berita Terkait :

Belum Ada Berita Terkait

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh