KOMPETISI INOVASI PELAYANAN PUBLIK


Post by Biro Organisasi(DENI ALDES) | Posted on 08 Maret 2019 17:23:59 WIB | Artikel | 367 kali dibaca


Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2019 tentang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD, Kementerian Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik akan menyelenggarakan  Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2019. Kompetisi ini telah diselenggarakan semenjak tahun 2013 dengan konsep “ Satu Instansi Satu Inovasi / One Agency One Innovation”

Peluncuran Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2019 ini telah dilaksanakan pada gelaran acaran Raker Kick off Nasional KIPP pada tanggal 28 Februari 2019 lalu di Kantor Kemenpan RB di Jakarta.

Inovasi pelayanan publik  adalah terobosan jenis pelayanan publik baik yang merupakan gagasan/ide kreatif orisinal dan/atau adaptasi/modifikasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik  adalah kegiatan penjaringan, seleksi, penilaian, dan pemberian penghargaan yang diberikan kepada inovasi yang dilakukan oleh kementerian/lembaga, pemerintah daerah, badan usaha milik negara, dan badan usaha milik daerah.

Tema Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik  Tahun 2019 ini adalah “Inovasi Pelayanan Publik untuk Perwujudan Percepatan Reformasi Birokrasi dan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”.

 Adapun  tujuan Penyelenggaraan kompetisi ini adalah untuk:

 

1. Menjaring, mendokumentasikan, mendiseminasikan, dan mempromosikan inovasi sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik;

2. Memberikan apresiasi dan penghargaan bagi penyelenggara pelayanan publik yang inovasinya ditetapkan sebagai Top Inovasi Pelayanan Publik;

3. Memotivasi penyelenggara pelayanan publik untuk meningkatkan inovasi dan profesionalisme dalam pemberian pelayanan publik;

4. Meningkatkan citra penyelenggara pelayanan publik;

5. Menjadi sarana pertukaran pengalaman dan pembelajaran inovasi.

Perkembangan jumlah  inovasi  Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota semenjak tahun 2014 hingga 2018 :

  1. Pada 2014, tercatat 515 inovasi yang dikompetisikan, menghasilkan Top 99 dan Top 9.
  2. Pada 2015, meningkat menjadi 1.184 inovasi, menghasilkan Top 99 dan Top 25.
  3. Pada tahun 2016, jumlah peserta meningkat menjadi 2.476 inovasi, dan menghasilkan Top 99 dan Top 35.
  4. Pada tahun 2017  tercatat 3.054 inovasi pelayanan publik yang terdaftar melalui aplikasi Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (SiNovik).
  5. Pada tahun 2018, jumlah peserta sebanyak    2.824    Inovasi.

 

Dari inovasi yang masuk ke Panitia Inovasi Pelayanan Publik di Kementerian PAN dan RB melalui Sistem Inovasi Pelayanan Publik( SiNovik) http://sinovik.menpan.go.id., akan disaring menjadi Top 99, selanjutnya disaring lagi menjadi Top 40.

           Setelah melewati rangkaian seleksi yang ketat dari Tim Evaluasi yang bertugas melakukan penilaian (desk evaluation) proposal inovasi pelayanan publik yang lolos seleksi administrasi, dan Tim Panel Independen, maka berdasarkan Peraturan Menpan dan RB Nomor 001/TPI.06/2018 tanggal 8 Juni 2018 ditetapkanlah Pemenang TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2018 lalu cukup beruntung masuk Top 99 , yakni RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, dengan Judul Inovasi : BASABA Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Bayi” Sedangkan daerah lain di Sumbar yang masuk Top 99 adalah Puskesmas Padang Pasir dengan judul Inovasi “ Kelas IMUD ( Ibu Muda )

Selanjutnya setelah melalui seleksi ketat dan verifikasi lapangan, RSUD dr. Achmad Muchtar Bukittinggi dan Puskesmas Padang Pasir berhasil masuk Top 40 melalui Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 636 Tahun 2018,

 

Penganugerahan penghargaan kepada Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 tersebut dilaksanakan pada pembukaan International Public Service Forum tanggal 7 November 2018 di Jakarta Convention Center  yang oleh diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Drs.M.Jusuf Kalla.

Penghargaan Top 49 Inovasi Pelayanan Publik kepada RSUD dr. Achmad Muchtar Bukittinggi dan Puskesmas Padang Pasir tersebut adalah suatu penghargaan prestisius di bidang pelayanan publik, dan sebagai ganjarannya Kementerian Keuangan memberikan Dana Insentif Daerah.

Sampai tahun 2018, telah ada 6 Unit Kerja Pelayanan Publik di Sumatera Barat yang masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik, yakni :

  1. Puskesmas Tanah Garam, Pemerintah Kota Solok, dengan judul inovasi “ Pelayanan Tumbuh Kembang Anak, Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2014
  2. Dinas Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, dengan judul inovasi “ Pelayanan Pelayanan Bermutu dengan Program Penampilan dan Prestasi Sekolah Melalui Pendekatan Sekolah Ramah Lingkungan, Ramah Sosial dan Berbudaya Mutu”, Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2014
  3. Puskesmas Padang Karambia, Pemerintah Kota Payakumbuh, dengan judul inovasi “ Klinik Berhenti Merokok, Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017
  4. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, dengan judul inovasi “ OASE, Sahabat Hati- Online Anywhere Service, Satu Hati Banyak Tempat, Harapan Terpenuhi, Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017.
  5. RSUD dr. Achmad Muchtar Bukittinggi, Pemerintah Prov. Sumbar, dengan judul Inovasi Tigo Tungku Jarangan” Tahun 2016.
  6. RSUD dr. Achmad Muchtar Bukittinggi, Pemerintah Prov. Sumbar, dengan judul Inovasi BASABA- Bapak Sayang Bayi” Tahun 2018.
  7. Puskesmas Padang Pasir, Pemerintah Kota Padang, dengan judul inovasi “ Kelas IMUD ( Ibu Muda ) , Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh