TMMD MEWUJUD KETAHANAN WILAYAH YANG TANGGUH DALAM RANGKA MEMPERKOKOH PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA


Post by Badan Pemberdayaan Masyarakat(Drs. AKRAL, MM) | Posted on 16 Februari 2019 09:08:20 WIB | Berita Terkini | 245 kali dibaca


TMMD MEWUJUD KETAHANAN WILAYAH YANG TANGGUH DALAM RANGKA MEMPERKOKOH PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat Drs. H. Syafrizal. MM,  dalam  memberikan arahan ketika membuka Rapat Koordinasi (Rakor)  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di aula kantor Gubernur Sumatera Barat Jum'at 15 Februari 2019. TMMD ke 104 ini mengambil Tema "Melalui TMMD kita Tingkatkan Kebersamaan Umat serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional".

 

Lebih lanjut Ucok begitu beliau dipanggil  mengatakan "kegiatan TMMD dilaksanakan melalui Operasi Bhakti TNI secara terpadu bersama dengan Masyarakat Nagari/Desa dalam rangka percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di daerah Tertinggal, Terpencil, Terisolir, Rawan Bencana, Perbatasan, Wilayah Pasca Konflik dan wilayah Kumuh Perkotaan, baik berupa fisik maupun non fisik."

 

Mantan Wakil Bupati Pesisir ini juga menambahkan "TMMD yang dilaksanakan oleh TNI secara berkesinambungan membantu Pemerintah dalam meningkatkan program dan kegiatan pembangunan di daerah meningkatkan kesejahteraan serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Namun semua capaian tersebut tidak menghentikan jajaran TNI untuk berkiprah dan terus melakukan evaluasi  serta penyempurnaan agar TMMD tetap relevan dan membawa manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat. Tahapan perencanaan sangat penting untuk menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan, karena disini dilakukan koordinasi secara Terpadu dengan berbagai Dinas/Instansi/Lembaga serta seluruh komponen masyarakat. Rakor ini merupakan tahap persiapan dalam mekanisme perencanaan kegiatan TMMD, yaitu mensinergikan kegiatan-kegiatan yang ada pada OPD dan instansi di Provinsi Sumatera Barat dengan kebutuhan pelaksanaan TMMD di lokasi sasaran. Pelaksanaan TMMD ke 104 ini di dua lokasi yaitu Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Kepulauan Mentawai, 

 

Ketua FKPPI Sumbar ini juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat dan stakeholder "agar berperan aktif dalam kegiatan TMMD ini, serta peka terhadap kebutuhan, kendala dan hambatan yang terjadi di masyarakat, sehingga terbentuk kesadaran masyarakat terhadap kehadiran TMMD ini, demikian beliau menutup arahannya. 

 

Selanjutnya DANREM 032 WIRABRAJA yang diwakili oleh Kasi Teritorial Kolonel Inf. Budi Prasetyo mengatakan "TMMD merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya, TMMD tidak hanya melaksanakan pembangunan fisik saja seperti pembangunan jalan, jembatan jamban, bedah rumah dan sebagainya, tetapi juga non fisik, seperi penyuluhan, tentang bahaya NARKOBA, kesehatan, tertib berlalu lintas, wawasan kebangsaan, persatuan dan kesatuan, pelaksanaan Kamtibmas dan sebagainya, dan tak kalah pentingnya adalah pemahaman tentang MITIGASI BEBCANA, apalagi Wilayah Kabupaten Padang Pariaman dan Mentawai dan wilayah Sumbar umumnya sangat rawan dengan Bencana, apalagi isu gempa Megatrush yang berkekuatan 8,9 SR yang membuat masyarakat semakin strees, pemahaman Mitigasi Bencana ini sangat penting dipahami oleh masyarakat, demikian Kolonel Budi Prasetyo menutup arahannya. 

 

Wakil Bupati Padang Pariaman dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai juga memaparkan kondisi wilayahnya masing-masing khususnya wilayah yang menjadi sasaran TMMD tersebut, baik kondisi fisik maupun non fisiknya termasuk kondisi masyarakatnya". Semoga TMMD ke 104 sukses membangun NKRI. (by. Akral) 


Berita Terkait :

Belum Ada Berita Terkait

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh