Pesisir Selatan Butuh Infrastruktur Kebencanaan


Post by Diskominfo(EKO KURNIAWAN, S.Kom) | Posted on 11 Oktober 2018 19:49:41 WIB | Berita Terkini | 471 kali dibaca


Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sangat rawan bencana, sehinggaásangat diperlukan infrastruktur kebencanaan, seperti jalur evakuasi dan shelter keselamatan bagi warga jika terjadi gempa berpotensi tsunami. Sedikitnya puluhanáruas jalan untuk jalur evakuasi tsunami dan membutuhkan lebih banyak shelter yang harus segera dibangun.

"Kebutuhan tersebut mengingat jumlah penduduk yang relatif besar dan banyakáterkonsentrasi di kawasan pemukiman pinggir pantai. Karena daerah iniásepanjang daerahnyaá pantai maka dibutuhkan banyak shelter dan ruas jalanáuntuk jalur evakuasi mestinya lebih lebar lagi," ujar Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni Rabu (10/10) Di Painan.

Menurutnya, dalam pembangunan jalur evakuasi diupayakan lurus dan lebarámenuju shelter sehingga warga leluasa berlari menjauhi pantai ketika terjadi bencana gempa yang berpotensi tsunami.

Di Pesisir Selatan masih banyak titik lokasi pemukiman masyarakat yang tidakámemiliki akses cukup untuk penyelamatan diri ketika terjadi bencana.á
Menyikapi kekhawatiran masyarakat terhadap ancaman bencana tsunami yangásetiap saat mengancam masyarakat pinggir pantai, ruas jalur evakuasi tersebut dipandang perlu segera dibangun, karena Pessel memiliki garis pantai yang cukup panjang pembangunan jalur evakuasi tersebut dapat secepatnyaáterealisasi meskipun tidak ada yang bisa menebak kapan bencana terjadi.

"Bencana tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi , namun kita harus siapáketika bencana itu datang. tugas pemerintah adalah melindungi masyarakat dari ancaman bencana sehingga diharapkan jalur ini sudah dapat dibangun dalamáwaktu tidak terlalu lama," lanjutnya.

Dikatakannya, pembangunan beberapa shelter di Pesseláhendaknya bisa menjadi jalur altenatif bagi masyarakat jika bencana melanda. Pessel butuh beberapa shelter lagiádalam upaya Pemkab untuk bisa membangunnya. "Ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat untuk membantuápembangunan shelter itu, karena kalau hanya mengandalkan APBD, Pessel tidakámemiliki anggaran yang besar untuk itu," ulasnyaá

Selain itu pemerintah juga selalu mensosialisasikan kepada masyarakat terutamaáyang berada di sepanjang pingir pantai dan daerah pingir bukit untuk selaluámeningkatkan kewaspadaan. 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh