Festival Kuliner Khas Lima Puluh Kota Dibuka


Post by Diskominfo(EKO KURNIAWAN, S.Kom) | Posted on 18 April 2018 19:32:32 WIB | Berita Terkini | 444 kali dibaca


Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Nevi Zuraina Irwan Prayitno menghadiri kegiatan pertemuan bulanan istri kepala daerah se-Sumatera Barat yang diadakan di Lembah Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Selasa (18/4). Kegiatan yang rutin diadakan tiap bulannya ini, juga hadir Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi, Ketua BKOW Provinsi Sumatera Barat, Ny. Wartawati Nasrul Abit, Ketua DWP Sumatera Barat, Ny. Anita Ali Asmar, Ketua TP PKK/ Dekranasda /LKKS Kabupaten/Kota se Sumatera Barat, Ketua GOW Kabupaten/Kota, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten/Kota, Ketua Bundo kanduang Provinsi Sumatera Barat serta pengurus PKK, Dekranasda, dan LKKS Provinsi Sumatera Barat.

Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi antara istri kepala daerah dan pimpinan organisasi di tingkat provinsi dan kabupaten/Kota se Sumatera Barat.
Pertemuan bulanan kali ini sekaligus pembukaan Festival Kuliner Khas Lima Puluh Kota di Aka Barayun, Lembah Harau yang diikuti 79 nagari se-Kabupaten Lima Puluh Kota.

Dalam sambutannya, Nevi irwan Prayitno meminta agar pada festival kuliner ini, semua kuliner yang ditampilkan dapat didata semuanya. "Sebaiknya di dokumentasikan lalu dibukukan, karena nanti akan sulit kita temui kuliner-kuliner dari nagarinya masing-masing," ujar Nevi Irwan Prayitno.


Berkaitan dengan pertemuan bulanan, Nevi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang untuk mengetahui informasi terkini kegiatan yang telah dilaksanakan dan sedang direncanakan untuk kedepannya. "Dengan adanya kegiatan ini, kita dapat melihat setiap daerah yang telah mempu berinovasi dan mengembangkan kretifitasnya dalam program-program yang dilaksanakan selama ini. Tentunya itu semua telah membantu pengurus provinsi dan masyarakat Sumbar," ujarnya.

Evaluasi kunjungan pemantauan gerakan PKK terus dilakukan. Dimana ada daerah yang sudah maju dalam pemberdayaan masyarakatnya, ada daerah yang masih perlu bimbingan, mendapatkan pembinaan dan pendampingan agar kegiatannya tidak stagnant.

"Tentunya akan lebih baik lagi, jika peranan ini dapat disinergiskan dengan semua mitra strategis kita, baik SKPD maupun lembaga non pemerintahan. Untuk itu saya mengharapkan adanya terus kekompakan dan saling mengisi diantara kita. Meski tinggal berjauhan di beberapa kabupaten/kota tapi kita dekat di hati," tutupnya. 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh