35 Juru Parkir Liar di Padang Diamankan


Post by Diskominfo(EKO KURNIAWAN, S.Kom) | Posted on 23 Juni 2018 19:20:10 WIB | Berita Terkini | 310 kali dibaca


Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) melakukan penertiban terhadap juru parkir liar di pusat perbelanjaan di Kota Padang, Jumat, 22 Juni 2018 sore. Sebanyak 35 orang diamankan karena kedapatan memungut uang parkir dari masyarakat secara tidak resmi. Juru parkir tersebut diamankan seperti di pusat perbelanjaan Transmart, Ramayana, hingga ke Bundaran Air Mancur Pasar Raya Padang. Dalam penertiban yang dipimpin langsung Pjs Walikota Padang, Alwis, serta Ketua Tim Saber Pungli Kota Padang, AKBP Kobul Syahrin Ritonga sempat terjadi aksi kejar-kejaran. Seperti di pusat perbelanjaan Transmart, para juru parkir tersebut kalang kabut saat petugas datang. Meski berupaya kabur, namun mereka dapat diamankan petugas dan langsung digiring ke mobil patroli. "Penertiban ini menyikapi laporan masyarakat yang merasa tidak nyaman dan aman saat berkunjung ke Kota Padang. Maka dari itu, kita kan sudah membentuk Tim Saber Pungli, ini (penertiban) upaya agar masyarakat lokal maupun wisatawan tidak resah," ujar Pjs Walikota Padang, Alwis, Jumat (22/6). Ia mengatakan, dari laporan masyarakat tersebut kebanyakan mengeluhkan biaya parkir yang tidak sesuai dengan ketentuan. Apalagi, di saat ada event tertentu di Kota Padang banyak juru parkir yang menetapkan harga tidak sesuai standar. "Kita lihat yang diamankan ini nanti akan dibina, selanjutnya akan ada tahapan. Dibina dulu, jika nanti ada unsur pidananya tentu akan ada langkah kemudian yang diambil oleh tim Saber Pungli," lanjutnya. Menurutnya hingga kini pihaknya telah membentuk kelompok parkir di area-area tertentu yang melibatkan dan bekerjasama dengan pihak ketiga. Pihak ketiga itu, katanya, akan menunjuk petugas parkir dengan seragam resmi sehingga masyarakat tahu petugas parkir yang ditunjuk oleh pihak ketiga tersebut. Sementara itu, Ketua Tim Saber Pungli Kota Padang, AKBP Kobul Syahrin Ritonga menjelaskan, upaya penertiban parkir liar itu merupakan tindak lanjut dari atensi Presiden melalui Pemerintah Kota, sehingga praktek punggutan liar bisa diminimalisir, khususnya di Kota Padang. "Kita menindaklanjuti kebijakan Presiden Jokowi yang menyatakan bahwa kegiatan pungli ditiadakan di Indonesia. Dan beliau menyampaikan jangankan yang (pungutan) besar, yang kecil kita kejar," sambungnya. Ia berharap dengan diamankan para juru parkir liar itu dapat memberikan pembinaan, sehingga masyarakat bisa tertib hukum dan Kota Padang bebas dari pungutan liar dan premanisme. "Karena memang premanisme dan pungli ini sejalan. Nah ini kegiatan-kegiatan parkir liar seperti ini masuk kategori pungli dan premanisme," tutupnya. 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh