PELATDA BERJALAN KONI SUMBAR 2018 DI KUKUHKAN


Post by Dinas Pemuda dan olahraga(Dinas Pemuda dan olahraga) | Posted on 13 Mei 2018 14:31:52 WIB | Berita Terkini | 506 kali dibaca


PELATDA BERJALAN KONI SUMBAR 2018 DI KUKUHKAN

PADANG, SP....Gunernur diwakili Kepala dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumbar H.Priadi Syukur secara resmi buka Pelatihan Daerah ( Pelatda ) berjalan Sumbar, Sabtu (12/5) di Gedung Beladiri KONI Sumbar  komplek Gor Haji Agus Salim Padang.

Dalam sambutannya  Dia menyampaikan arahan Gubernur, yang intinya meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Sumbar dalam menentukan atlet yang bakal berangkat ke PON tidak ada nego nego.

KONI harus transparan dalam memutuskan keberangkatan atlet . Jika ada atlet yang istilahnya ‘tagaing-gaiang’ untuk lolos ke PON, tidak usah dibiarkan lolos atau diberangkatkan.

“KONI harus bertegas tegas dalam memberangkatkan atlet. Jangan sampai ada atlet yang diistimewakan agar bisa pergi PON. Tidak ada cerita atlet lolos PON ,walaupun mereka tergaing gaing untuk lolos PON,” tegas Priadi.

Sementara Ketua KONI Sumbar Syaiful dalam sambutannya mengatakan, dimana dalam memberangkatkan atlet, KONI Sumatera Barat memastikan kriteria atlet yang berangkat PON XX di Provinsi Papua pada tahun 2020 adalah atlet yang berada di posisi 4 besar Kejurnas Pra PON.

Sementara di ajang Porwil, atlet yang lolos ke PON hanyalah atlet finalis saja. Khusus cabang olahraga terukur seperti atletik atau renang, apabila catatan waktu yang dibukukan jauh dari limit PON tidak akan di berangkatkan.

Kriteria tersebut dinilai tidak terlalu berlebihan. Karena seleksi atlet harus dilakukan dengan ketat, mengingat PON Papua lokasinya sangat jauh dan memakan biaya yang besar.

“untuk mematangkan atlet kita melaksanakan Pelatprov mulai dari saat ini. Agar persiapan bisa kita lakukan dengan matang. Saat ini ada 136 atlet binaan KONI, diharapkan mereka yang dibina saat ini bisa mempertahankan performa,”kata Syaiful.

Ketua pelaksana Dr Damrah menyampaikan, saat ini Pelatprov berjalan tahun 2018 diikuti 136 atlet dan 38 pelatih dari 23 cabang olahraga. Jumlah atlet binaan tahun ini naik dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya ,hanya saja jumlah cabang olahraganya menurun.

Tujuan Pelatprov berjalan dijelaskan Damrah adalah untuk mempersiapkan atlet Tuah Sakato untuk mengikuti Kejurnas 2018 dan persiapan Porwil serta Kejurnas Pra PON 2019.

“Dengan keseriusan, Insya Allah cita cita mendapatkan posisi 10 besar pada PON XX 2020 Papua dapat tercapai,” terang Damrah yang juga menjabat ketua Satgas KONI Sumbar ini. ( Mul ).


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh