HPN 2018 dan Pembangunan Infrastruktur


Post by Erwinfs(Erwinfs) | Posted on 31 Januari 2018 10:03:45 WIB | Artikel | 729 kali dibaca


HPN 2018 dan Pembangunan Infrastruktur

Kedatangan Presiden Joko Widodo pada 7-9 Februari 2018 bersama rombongan menteri kabinet telah membawa berkah bagi Sumbar. Karena selain untuk mengikuti puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-34, Presiden dan para menteri juga membawa program pembangunan dengan anggaran besar. Bahkan ada program baru muncul setelah Presiden mendatangi lokasi yang dituju.

Berdasarkan data yang dirilis oleh tabloid mingguan Kontan edisi khusus Februari 2018, anggaran infrastruktur pemerintah tahun 2018 berjumlah 410,7 triliun rupiah. Pemerintah berencana membangun jalan baru sepanjang 865 kilometer, rel sepanjang 639 kilometer, dan jembatan dengan total panjang 8.695 kilometer.

Masih berdasarkan data Kontan, dibutuhkan dana sebesar 5.400 triliun rupiah untuk membangun infrastruktur dalam lima tahun, atau 1.080 triliun rupiah setiap tahun.  Berarti masih ada kekurangan dari anggaran yang ada pada 2018 yaitu 410 triliun rupiah (atau baru sekitar 38 persen).

Di antara program pembangunan yang akan dilakukan di SUmbar yaitu pembangunan terminal. Menteri Perhubungan dalam kujungan di Sumbar bersama Presiden RI melakukan peletakan batu pertama pembangunan terminal tipe A Anakaia di Kec. Koto Tangah pada 9 Februari 2018. Pemko Padang pada 2016 sudah menyerahkan tanah ke pusat seluas 2,7 hektare untuk pembangunan terminal tipe A tersebut. Pemko Padang sudah menyiapkan lahan seluas 4,5 hektare untuk pembangunan terminal. 

Demikian pula dengan pariwisata. Dalam kunjungan Presiden RI bersama ibu Iriana ke Desa Pariangan di Tanah Datar, Presiden terpesona dengan keindahan alam Pariangan, yang merupakan desa terindah di dunia. Ibu Iriana yang juga terpesona dengan keindahan Pariangan menyatakan berencana akan membawa anak-anaknya untuk kembali lagi bersamanya mengunjungi Pariangan.

Sementara Presiden Joko Widodo setelah menikmati keindahan Pariangan memberi instruksi kepada Menteri PUPR untuk melakukan penataan kawasan Pariangan dan revitalisasi seribu rumah gadang di Solok Selatan. Penataan Pariangan selain turut dibantu pemerintah pusat juga dibantu pemprov, menurut Wakil Bupati Tanah Datar seperti diberitakan Padang Ekspres (12/2/18).

Presiden Joko Widodo juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan tol Padang Pariaman – Pekanbaru. Untuk tahap pertama dibangun ruas Duku – Sicincin sepanjang 28 kilometer dengan biaya 4,88 triliun rupiah. Sedangkan  untuk pembangunan ruas Sicincin – Payakumbuh dengan panjang 78 kilometer memerlukan dana 32,93 trilun rupiah. Ruas Payakumbuh – Pangkalan dengan panjang 45 kilometer memerlukan dana sebesar 15,74 triliun rupiah. Ruas Pangkalan – Bangkinang dengan panjang 56 kilometer memerlukan dana sebesar 18,86 triliun rupiah.  Dan ruas Bangkinang – Pekanbaru sepanjang 37 kilometer memerlukan dana sebesar 5,95 triliun.  Total biaya yang diperlukan untuk pembangunan ruas tol Padang Pariaman – Pekanbaru adalah sekitar 78 trilun rupiah. Nantinya jalan tol tersebut juga akan melewati terowongan sepanjang 8,9 kilometer dengan biaya pembangunan terowongan sebesar 9 triliun rupiah.

Dengan melihat hal ini, mudah-mudahan semua hal tersebut bisa direalisasikan. Dan insya Allah jika sudah selesai semua akan berdampak positif terhadap kemajuan ekonomi SUmbar, terutama meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena semakin banyak jalur atau jalan yang menjadi sarana perpindahan barang dan manusia. Semakin lancer, semakin cepat, semakin bergerak perekonomian.  (efs)

Referensi:

Padang Ekspres, 10 Februari 2018

Padang Ekspres, 12 Februari 2018  

Tabloid Kontan Edisi Khusus, Februari 2018

ilustrasi: freefoto.com


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh