Jelang Pergantian AKD, DPRD Sumbar Kebut Pembahasan Ranperda


Post by Sekretariat DPRD Prov. Sumbar(DENY SURYANI, S.IP) | Posted on 18 Januari 2018 14:16:07 WIB | Berita Terkini | 395 kali dibaca


Jelang Pergantian AKD, DPRD Sumbar Kebut Pembahasan Ranperda

PADANG - Seluruh komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat melakukan studi banding ke beberapa daerah. Studi banding adalah terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang menjadi beban tugas masing-masing komisi dan akan berlangsung hingga Sabtu (20/1). 

Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Barat Raflis kepada wartawan, Selasa (16/1) menjelaskan, lima komisi melakukan studi banding ke luar provinsi untuk mencari perbandingan dan masukan terkait lima Ranperda. 

"Seluruh komisi melakukan studi banding untuk menuntaskan lima Ranperda dalam rangka mencari pembanding dan masukan guna penyempurnaan Ranperda yang menjadi tugas masing-masing komisi," kata Raflis. 

Komisi I, terangnya, melakukan studi banding ke Provinsi Bali dan Surabaya, Jawa Timur. Ranperda yang sedang dibahas adalah Ranperda tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba. 

Kemudian, Komisi II melakukan studi banding ke Pontianak, Kalimantan Barat dan Jogjakarta dalam rangka pembahasan Ranperda Rencana Pembangunan Industri Provinsi. Sedangkan Komisi III akan berada di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Utara dalam rangka mencari masukan terkait Ranperda Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). 

Selanjutnya Komisi IV akan berkunjung ke Jogjakarta dan Surabaya untuk studi banding terkait Ranperda Pengelolaan Sampah Regional. Sedangkan Komisi V akan berkunjung ke Surabaya dan ke Aceh terkait Ranperda Pencabutan Perda Nomor 4 tahun 2009 tentang Pendirian Yayasan Beasiswa Minangkabau. 

"Lima Ranperda tersebut direncanakan bisa tuntas sebelum pergantian Alat Kelengkapan DPRD (AKD) yang dijadwalkan pada akhir Pebruari mendatang," ujarnya. 

Terpisah, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem Perda) DPRD Provinsi Sumatera Barat Mochklasin menyebutkan, lima Ranperda tersebut merupakan yang belum bisa dituntaskan pada agenda tahun 2017.

"Ranperda tersebut sudah masuk dalam Propem Perda tahun 2017 namun belum bisa dituntaskan karena ada Ranperda yang baru diajukan pihak eksekutif pada Desember 2017," terangnya.

Dia menambahkan, lima Ranperda tersebut ditargetkan tuntas sebelum "kocok ulang" AKD DPRD Provinsi Sumatera Barat untuk masa tugas tahun 2018. Komisi-komisi bersama mitra kerja dari pemerintah daerah dapat memacu pembahasan seoptimal mungkin agar target tersebut bisa tercapai. *Publikasi.(dprd,sumbarprov.go.id)


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh