Upaya Pelestarian Bahan Pangan Lokal Mesti Dilakukan Secara Optimal


Post by Diskominfo(Desi Marlinda) | Posted on 12 Januari 2018 12:44:32 WIB | Berita Terkini | 161 kali dibaca


Painan, 12 Januari 2018

Upaya pelestarian bahan pangan lokal sebagai bentuk meningkatkan penganekaragaman pangan dan  konsumsi mesti dilakukan secara optimal. Dengan demikian diharapkan keanekaragaman pangan yang bersumber dari bahan-bahan pangan lokal dapat menggairahkan usaha pertanian kedepan.

Sekretaris Daerah Pessel, Erizon, Jumat (12/01) mengatakan, makanan berbasis pangan lokal kini memang terus digalakan. Bahkan, pada perbagai acara dan seremonial pemerintah daerah, sajian makanan yang dihidangkan adalah berbasis lokal seperti lapek sagu, onde-onde dan gorengan yang berbahan ubi. Ternyata lebih dipilih, dan antusiasme mengkomsumsi makanan berbasis pangan lokal ini meningkat drastis.

“Makanan berbasis pangan lokal seperti lapek sagu, onde-onde, rebus ubi, rebus jagung, rendang kacang, lapek sagan perlu dihidupkan terutama pada kegiatan-kegiatan seremonial," ujarnya.

Imbauan untuk mengkonsumsi makanan berbasis pangan lokal ternyata telah bersandarkan regulasi, sesuai dengan Peraturan Presiden No. 22 Tahun 2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan bersumberdaya lokal.

Kemudian Gubernur Sumatera Barat menindaklanjutinya dengan Pergub No.31 tahun 2010 dan Pemkab Pesisir Selatan mengeluarkan pula Perbup No.22 tahun 2010, ungkapnya. (03)

Sumber: Website Pessel


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • Penyerahan Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal (LAKE) oleh ANRI ke Le

    • Kamis, 14 Desember 2017
    • Kamis, 14 Desember 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh