Hendra Irwan Rahim, Pemerintah Daerah harus komitmen berantas LGBT


Post by Sekretariat DPRD Prov. Sumbar(DENY SURYANI, S.IP) | Posted on 08 Januari 2018 08:09:59 WIB | Berita Terkini | 674 kali dibaca


Hendra Irwan Rahim, Pemerintah Daerah harus komitmen berantas LGBT

PADANG, - Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim menyampaikan perkembangan perilaku menyimpang di Sumbar sudah berada pada kondisi yang sangat memprihatinkan. Ia berharap semua pihak bisa berperan mencegah berkembangnya semua perilaku menyimpang yang bertentangan dengan norma adat dan agama yang dianut masyarakat Sumbar.

"Ini bukan masalah Perda, ini masalah tanggungjawab gubernur. Kalau nunggu Perda kelamaan," ujar Hendra saat menerima silahturahmi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, Hendra diruangannya, Rabu (3/1).

Hendra Irwan Rahim menegaskan, terkait penyakit seksual menyimpang seperti LGBT, butuh keseriusan gubernur sebagai kepala daerah untuk menanganinya.

Tak perlu menunggu adanya Perda, jika gubernur sungguh-sungguh mengatasi ini Hendra yakin tingginya angka LGBT di Sumbar bisa diatasi.

Kemudian ia juga berharap lembaga keagaaman dan lembaga adat seperti LKAAM, Bundo kanduang dan MUI juga bisa menyuarakan untuk memerangi LGBT. Termasuk dari pihak Kemenag sendiri. Ketua DPRD dari Fraksi Golkar ini mengharapkan Kanwil Kemenag Sumbar dan jajaran mempunyai perhatian lebih terhadap isu-isu yang bisa merusak moral generasi muda Sumatera Barat.

Selain dalam bentuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan agama yang diberikan pada siswa-siswa di madrasah Hendra mengimbau agar program-program lain di Kemenag dikemas untuk bisa menangkal masuknya pengaruh buruk perilaku menyimpang tadi.

"Kita sangat sedih kenyataan di Sumbar terjadi hal-hal seperti itu (adanya penyakit seksual menyimpang, red). Apalagi kami dengar ada juga orang-orang berpendidikan yang terlibat penyakit menyimpang ini. Maka dari itu DPRD berharap semua pihak, termasuk Kemenag bergandengan tangan memerangi ini," pungkas Hendra.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Hendri disela-sela perbincangan dengan Ketua DPRD menuturkan, LGBT jelas-jelas dilarang oleh agama, baik oleh agama Islam dan agama yang lainnya. Ditambah lagi di Sumbar ini juga bertentangan dengan budaya yang dipegang masyarakat Minangkabau.

Berangkat dari berbahayanya dampak yang akan ditimbulkan dengan perkembangan LGBT, Hendri menyatakan pihaknya juga siap untuk memerangi penyakit ini berkembang di masyarakat.

"Kita punya penyuluh agama yang jumlahnya ribuan dan tersebar di kecamatan-kecamatan di Sumbar. Kita akan dorong para penyuluh agama yang ada tersebut menyampaikan pada masyarakat agar berperilaku sesuai ajaran agama. Ini adalah upaya yang kita lakukan untuk mengurangi perilaku menyimpang ini. Jika tak bisa mengikis habis kita akan berupaya mengurangi," tandas Hendri. *Publikasi(dprd.sumbarprov.go.id)


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh