IMPLEMENTASI LAPOR!-SP4N PADA PROVINSI DKI DAN RIAU


Post by Biro Organisasi(DENI ALDES) | Posted on 28 Desember 2017 16:19:44 WIB | Artikel | 148 kali dibaca


                 IMPLEMENTASI   LAPOR!-SP4N PADA PROVINSI  DKI DAN RIAU

   Dalam rangka melihat kemajuan pengelolaan pelayanan publik di Provinsi lain dan membandingkannya dengan Provinsi Sumatera Barat, beberapa orang personil Biro Organisasi Setda Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan ke Balai Kota DKI Jakarta pada tanggal 7/12/2017  dan Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Riau di Pekanbaru tanggal 22/12/2017.

    Dari kunjungan ke Balai Kota DKI Jakarta, diketahui bahwa pengelolaan pelayanan publik di Pemerintah Provinsi DKI dilaksanakan oleh suatu lembaga  yang bernama Jakarta Smart City. Sebagai salah satu ibukota negara dengan tingkat urbanisasi tertinggi di dunia dan kota yang memiliki penghasilan per kapita tertinggi di Indonesia, Jakarta menyajikan berbagai tantangan yang kompleks serta masih berusaha membangun sebuah komunitas yang kohesif dan aktif turut serta mewujudkan Jakarta yang lebih baik.Oleh karena itu, solusi untuk permasalahan di Jakarta harus lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, diharapkan lebih banyak hal yang bisa dilakukan untuk Jakarta dengan usaha yang lebih ringan untuk meningkatkan standar hidup serta kesejahteraan warga. Singkatnya, Jakarta perlu menjadi sebuah Smart City. Konsep smart city di Jakarta dibuat berdasarkan 6 pilar: Smart Governance, Smart People, Smart Living, Smart Mobility, Smart Economy, dan Smart Environment. Dengan smart city, data disajikan dengan lebih transparan, selain itu, smart city meningkatkan partisipasi warga seperti membuat data, aplikasi, memberikan masukan, dan memberikan kritikan. Sehingga kota ini menjadi kota yang pintar karena melibatkan warganya, melibatkan pemerintahnya, kekuasaannya, uangnya, dan ruangannya untuk menjadikan semua kehidupan lebih baik.

    Aplikasi LAPOR!-SP4N di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI yang dikelola oleh Jakarta Smart City, berada dalam pengawasan dan biayanya pada Dinas Kominfo Provinsi DKI. Operator yang mengelola Jakarta Smart City sebanyak 90 orang tenaga IT, beberapa di antaranya menjadi Tim Admin yang mengelola pengaduan pelayanan publik di Jakarta serta menjadi salah satu tugas  dari Smart Governance. Rata-rata pengaduan masyarakat ke LAPOR!-SP4N yang masuk berkitar sekitar 10 buah.

           Sementara itu, pengelolaan pengaduan pelayanan publik berbasis aplikasi LAPOR!-SP4N di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dilaksanakan oleh Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Riau, yang dikelola oleh UPTD Media Center. Sama halnya dengan di Sumbar, rintisan awal dan SK Pembentukan Tim Admin dan Pejabat Penghubung Lapor!-SP4N dilakukan oleh Biro Organisasi Setda Provinsi Riau, setelah itu diserahkan ke Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Riau – yang sudah terbentuk sebelum diterapkannya PP Nomor 18 Tahun 2016. Sebagaimana disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Bapak Kasiaruddin saat pertemuan dengan para Kepala OPD Pemprov.Riau dan Ombudsman RI di Auditorium Lantai 8 Gedung Menara Lancang Kuning Kantor Gubernur Riau, tanggal 10/5/2017 lalu, bahwa Pemerintah Provinsi Riau sudah semenjak  tahun 2013 yang lalu telah melaksanakan pelayanan publik ini. Dalam perkembangannya telah dilakukan Mou dengan Kantor Staf Presiden dan pada  tingkat Kabupaten/Kota. Pemprov Riau telah menjalankan aplikasi pengaduan Lapor dan aplikasi transparansi “Jaga Riau” yang bekerja sama dengan KPK saat pelaksanaan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Desember 2016 yang lalu.

          Sementara itu, Kepala UPT Media Center Diskominfotik Riau, Mastar Mahad mengungkapkan ada beberapa upaya Diskominfotik Riau dalam menjalankan aplikasi Lapor, antara lain: Pertama, pada tanggal 26 Mei 2016 yang lalu, Diskominfotik Riau melaksanakan MoU dengan Kantor Staf Kepresidenan. Kedua, Diskominfotik Riau melaksanakan bimbingan dan teknis (bimtek) tentang bagaimana pembentukan admin aplikasi Lapor yang berasal dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten/Kota dan Satker di lingkungan Pemprov Riau. Ketiga, melaksanakan dialog interaktif dengan narasumber yang berasal dari Kantor Staf Presiden yang ditayangkan oleh stasiun televisi Riau Televisi (RTv) untuk mempublikasikan bagaimana aplikasi Lapor ini dapat diketahui masyarakat.Keempat, membuat iklan layanan masyarakat terkait informasi aplikasi Lapor yang ditayangkan di stasiun televisi RTv.Kelima, melaksanakan bimtek lanjutan yakni Sosialisasi Standard Operating Procedure (SOP) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Tindaklanjut Sistem LAPOR! di Hotel Alpha, pada tanggal 4/5/217 yang lalu. Sampai saat ini, sebagaimana disampaikan oleh Tim Admin, Tatang, telah masuk  pengaduan pelayanan publik sebanyak 400 buah.

           Dari kunjungan ke Jakarta Smart City di Jakarta dan UPTD.Media Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Riau tersebut dapat diambil pelajaran, bahwa pengelolaan pengaduan pelayanan publik ke duanya telah maju jika dibandingkan dengan di Sumbar, hal ini bisa dilihat dari jumlah warga masyarakat yang menyampaikan pengaduan ke LAPOR!-SP4N yang baru mencapai 17 laporan. Di samping ke dua Provinsi tersebut ditunjang dengan tenaga IT yang tersedia lengkap juga ditopang oleh ketersediaan dana yang cukup, dimana APBD Pemda DKI pada tahun 2018 ini mencapai lebih 77 Trilyun , begitu juga APBD Riau tahun 2018 ini mencapai 10,3 Trilyun. Namun demikian, untuk tahun 2018 mendatang kita akan menggalakkan aplikasi LAPOR!-SP4N ke semua lapisan masyarakat di Provinsi Sumatera Barat ini agar bisa menyamai ke dua Provinsi ( Riau dan DKI) tersebut. Hal ini cukup  realistis mengingat pada zaman “ Now’ ini tidak zamannya lagi pengaduan pelayanan publik disampaikan secara manual dan konvensional, karena sudah ada sarana aplikasi LAPOR!SP4N.(rel)  


Berita Terkait :

Belum Ada Berita Terkait

 

Video

Foto

Kegiatan

  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • Penyerahan Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal (LAKE) oleh ANRI ke Le

    • Kamis, 14 Desember 2017
    • Kamis, 14 Desember 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh