Laporan Audit Kearsipan 18 Kabupaten/Kota Buruk


Post by Dinas Kearsipan dan Perpustakaan(ROMI ZULFI YANDRA, S.Kom) | Posted on 15 Desember 2017 08:32:36 WIB | Berita Terkini | 849 kali dibaca


Laporan Audit Kearsipan 18 Kabupaten/Kota Buruk

Menyedihkan betul. Laporan Audit Kearsipan eksternal 18 Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat kategorinya buruk. Hanya satu yang tidak, Payakumbuh. Tapi tidak pula bernilai baik melainkan, berkategori kurang. Ini bisa dikatakan semua kabupaten/kota laporan kearsipan eksternal buruk.

Kepala Arsip Nasional Republik Indonbesia (ANRI) Mustari Irawan, usai memberikan laporan tersebut kepada masing-masingh/perwakilan kabupaten/kota, kamis (14/12) tidak menampik kenyataannya.

“Sumbar termasuk lumayalah, masih diatas rata-rata nasional yang kategori buruk mencapai 95 persen. Tapi hasil itu, jangan melemahkan semangat, melainkan dijadikan evaluasi untuk pembangunan bidang arsip ke depan lebih serius,”terangnya.

Mustari mengakui, soal arsip ini masih banyak dianggap sebelah mata. Padahal fungsinya sangat penting dan menjadi dokumen berharga yang bisa menyelamtkan. Bahkan bila memandang remeh arsip, bisa – bisa berurusan dengan hukum.

“Makanya arsip jangan dipandang remeh. Perannya sangat urgen bahkan dalam Undang-Undang Pemerintah Daerah, arsip termasuk urusan wajib. Pemerintah mulai pusat, provinsi hingga kabupaten/kota harus serius mengurus dan mengelola arsip,”, ujarnya.

Menurut dia, gambaran hasil audit kearsipan eksternal seperti itu, harus menjadi salah satu cambuk agar para pemegang kebijakan serius melaksanakan berbagai upaya meningkatkan kinerja pengelolaan kearsaipan di daerah.

“Kami berharap agar terjalin kerjasama antar lembaga kearsipan daerah kabupaten/kota terutama dalam melakukan penyesuaian dan penyusunan instrumen kearsipan. Sehingga penyelesaian penyediaan instrumen pengelolaan arsip dapat dinamis dilakukan dalam kurun waktu tidak terlalu lama. Pada gilirannya pengelolaan kearsipan dapat berjalan dengan baik,”tegasnya.

Dia berpendapat, sejalan dengan UU Kearsipan, persoalan kebijakan, pembinaan hingga pengelolaan arsip harus diperhatikan betul. ANRI sebagai lembaga yang dibentuk pemerintah berperan disini.

Dalam konteks pembinaan itulah, laporan hasil audit kearsipan eksternal dilakukan sehingga soal arsip tidak lagi menjadi dianggap sebelah mata, melainkan penting benar keberadaannya.

Dalam sosialisasi akreditasi kearsipan dan penyerahan laporan hasil audit kearsipan eskternal itu, menurut Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar, Alfiandri, ditampilkan sejumlah narasumber dari Arsip Nasional dan Gubernur yang diwakilkan oleh Staf Ahli Jefrinal ikut memberikan sambutan. sumber Harian Singgalang, 15 Desember 2017.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh