TENAGA KERJA ASING (TKA) DI KEPULAUAN MENTAWAI


Post by Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi(YAYAT WAHYUDI.A, ST, M.Si) | Posted on 25 November 2017 21:50:34 WIB | Tenaga Kerja | 328 kali dibaca


TENAGA KERJA ASING (TKA) DI KEPULAUAN MENTAWAI

Kamis (23/11/17) Tim dari Disnakertrans Provinsi Sumatera Barat yang terdiri dari Kepala Dinas, Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Fungsional Pengantar Kerja, dan Pengawas, terjun ke lokasi Kab. Kepulauan Mentawai untuk melihat langsung perusahaan pengguna Tenaga Kerja Asing (TKA) yang umumnya berupa resort untuk wisatawan, bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bidang tenaga kerja.

Dari beberapa resort yang ditemui seperti Kandui Villas dan Kandui Resort Mentawai didapati beberapa TKA yang tidak memiliki Rencana Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dan Izin Mempekerjakan Tenaga Asaing (IMTA). Raymond Dean Wilcoxen asal Amerika Serikat, Owner sekaligus T.A for Research and Development PT. Kandui Resort Mentawai mengakui bahwa ia tidak memiliki RPTKA ataupun IMTA, dan banyak sekali TKA di kepulauan Mentawai ini yang tidak memiliknya. Drs. Zudarmi, M.Si (Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja) mengatakan bahwa hal ini merupakan pelanggaran dan akan ditindaklanjuti.

Kebanyakan pekerja disini adalah tenaga lokal yang sifatnya musiman karena umumnya wisatawan datang untuk surfing sekitar bulan maret sampai dengan oktober. Dan pekerja tersebut dibayar dengan hitungan hari kerja tanpa kontrak kerja dan asuransi kesehatan. Sahad Pardamaian, ST (Kadis DPMPTSP Kep. Mentawai) mengkonfirmasi bahwa pulau-pulau tempat resort tersebut beroperasi merupakan kawasan hutan produksi. Jadi resort-resort tersebut ilegal karena tidak mempunyai izin usaha jasa lingkungan dari pemerintah daerah setempat. Dalam hal monitoring, banyaknya pulau di kepulauan mentawai ini merupakan hambatan tersendiri karena akan membutuhkan waktu yang lama dan tranportasi yang mahal serta cuaca ya ng sering tak bersahabat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. Sumatera Barat, Nasrizal, S.Sos, M,Si menambahkan “ke depan akan kita usahakan untuk membentuk Satgas Terpadu untuk Kab. Kepulauan Mentawai agar tidak ada lagi pelanggaran oleh perusahaan yang mempekerjakan TKA serta pekerja mendapatkan setiap hak-haknya. Kepulauan Mentawai ini terkenal dengan ombaknya dan merupakan destinasi wisata ineternasional, hal tersebut seharusnya membuka peluang usaha bagi masyarakat dan mendatangkan PAD yang besar bagi daerah, tentunya dengan pengelolaan yang baik”.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • Penyerahan Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal (LAKE) oleh ANRI ke Le

    • Kamis, 14 Desember 2017
    • Kamis, 14 Desember 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh