Pertanyakan Ketentuan BUP Peneliti Madya 60 Tahun, Simak Keterangan Teknis Surat Kepala BKN


Post by Badan Kepegawaian Daerah(ROBY CHARMA,S.Kom) | Posted on 17 November 2017 21:12:21 WIB | Kepegawaian | 137 kali dibaca


Menanggapi surat pembaca Harian Kompas edisi Kamis, 16 November 2017, pada halaman 7, perihal perubahan ketentuan Batas Usia Pensiun (BUP) bagi Pejabat Fungsional Peneliti Madya, dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS pada 7 April 2017 lalu, disampaikan bahwa perubahan ketentuan teknis tersebut jelas tertuang dalam Surat Kepala BKN Nomor K.26-30 / V.119-2 / 99 Tanggal 3 Oktober 2017 tentang BUP bagi PNS yang menduduki Jabatan Fungsional.

Secara detail dijelaskan pada poin 2 huruf d Surat Kepala BKN tentang BUP Jabatan Fungsional bahwa PNS yang pada saat berlakunya PP 11/2017 (7 April 2017) batas usia pensiunnya diatur sbb:

1. berusia 60 (enam puluh) tahun (yang lahir tanggai 7 April 1957) atau kurang dari 60 (enam puluh) tahun (yang lahir setelah tanggal 7 April 1957), dan menduduki jabatan fungsional ahli madya yang batas usia pensiun sebelumnya ditetapkan 65 (enam puluh lima) tahun maka batas usia pensiunnya menjadi 60 (enam puluh) tahun.
2. berusia lebih dari 60 (enam puluh) tahun (yang lahir sebelum tanggal 7 April 1957) dan menduduki jabatan fungsional ahli madya yang batas usia pensiun sebelumnya ditetapkan 65 (enam puluh lima) tahun maka batas usia pensiunnya tetap 65 (enam puluh lima) tahun.
3. berusia 58 (lima puluh delapan) tahun (yang lahir tanggal 7 April 1959) atau kurang dari 58 (lima puluh delapan) tahun (yang lahir setelah tanggal 7 April 1959), dan menduduki jabatan fungsional ahli pertama, jabatan fungsional ahli muda, dan jabatan fungsional penyelia, yang batas usia pensiun sebelumnya ditetapkan 60 (enam puluh) tahun maka batas usia pensiunnya menjadi 58 (lima puluh delapan) tahun.
4. berusia lebih dari 58 (lima puluh delapan) tahun (yang lahir sebelum tanggal 7 April 1959) dan menduduki jabatan fungsional ahli pertama, jabatan fungsional ahli muda, dan jabatan fungsional penyelia yang batas usia pensiun sebelumnya ditetapkan 60 (enam puluh) tahun maka batas usia pensiunnya tetap 60 (enam puluh) tahun.
Sebelumnya Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam Pertemuan Wantipres pada 29 Agustus 2017 menyampaikan bahwa saat itu hanya 49 orang Peneliti Utama pada rentang usia 36-50 tahun di Indonesia, namun terdapat sekian ratus Peneliti berusia hampir 60 tahun tetapi masih menjadi Peneliti Madya.

Menurut Kepala BKN justru hadirnya PP ini menjadi dorongan implementasi sistem merit dalam memacu kinerja Peneliti Madya untuk mengumpulkan angka kredit agar menjadi Pejabat Fungsional Ahli Utama sebelum usia 60 tahun. Jika Peneliti Utama dan Madya sama-sama memiliki BUP 65 tahun, Peneliti Utama tidak akan punya intensif tersendiri jika Madya juga memiliki BUP 65 tahun. Demikian Penjelasan Kami


Berita Terkait :

Belum Ada Berita Terkait

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penyerahan Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal (LAKE) oleh ANRI ke Le

    • Kamis, 14 Desember 2017
    • Kamis, 14 Desember 2017
  • Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di Provinsi Sumatera Barat

    • Kamis, 14 Desember 2017
    • Kamis, 14 Desember 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh