Gelar TTG Nasional ke-19 Tahun 2017


Post by Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(IZATI, A.Md) | Posted on 05 Oktober 2017 13:17:58 WIB | Kegiatan Strategis | 88 kali dibaca


Gelar TTG Nasional ke-19 Tahun 2017

Gelar TTG Nasional ke-19 Tahun 2017 bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada 25-30 September 2017 ini digelar di dua lokasi. Pameran pada tanggal 25-27 September berlangsung di Lapangan Kayu Bura, Parigi Moutong. Sementara 26-30 September berlangsung di Sirkuit Panggona, Kota Palu. Selain pameran TTG, kegiatan juga diisi dengan lokakarya, Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan Widyawisata Teknologi ke Desa Bora, Kabupaten Sigi.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) meresmikan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional XIX di Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (27/09). Perhelatan besar tersebut menjadi instrumen bagi inovator untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa melalui berbagai temuan yang berbasis kearifan lokal.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mengatakan “TTG merupakan salah satu cara atau pendekatan yang ampuh dalam upaya mendorong percepatan mewujudkan kemandirian masyarakat desa. Kita berharap sentuhan TTG mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi di pedesaan.”

Eko Putro Sandjojo juga mengatakan “TTG tidaklah selalu harus alat atau mesin, melainkan juga dapat berupa teknologi proses atau produk yang dapat menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan. Dirinya juga mengatakan bahwa Dana Desa dapat digunakan untuk membiayai kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi tepat guna untuk kemajuan ekonomi. Desa dapat melakukan pelatihan kewirausahaan yang mendukung pengolahan produk pascapanen sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan semakin meningkatnya kualitas dan kuantitas, maka produk tersebut dapat menjadi produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades) dan memberi nilai tambah.”

Para kepala desa diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan TTG tersebut untuk membantu menyosialisasikan atau memfasilitasi masyarakat akan pentingnya penerapan teknologi tepat guna dalam pengelolaan potensi sumberdaya alam yang cukup melimpah di desa. Begitu juga dengan Pemerintah Daerah khususnya kabupaten/ kota. Dukungan tersebut dapat dilakukan dengan mengoptimalkan keberadaan kelembagaan masyarakat yang telah terbentuk di daerah, yaitu Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek). Fungsi Posyantek itu sendiri tidak hanya sebagai sumber informasi dan promosi yang terkait dengan teknologi tepat guna, melainkan juga diarahkan untuk mampu menjembatani masyarakat pengguna teknologi dengan sumber TTG (inventor/ inovator TTG).

Di samping itu, Gelar TTG juga membuka peluang bagi para pengusaha untuk berinvestasi dalam mengembangkan TTG di daerah. Dukungan kalangan dunia usaha sangat dibutuhkan dalam  memproduksi alat TTG dengan tingkat harga yang terjangkau masyarakat. Dunia pendidikan juga dapat berperan dalam menciptakan teknologi tepat guna berbasis kearifan lokal.

Puncak peringatan TTG Nasional ke-19 Tahun 2017 akan dilaksanakan di Dusun Kayubura, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (27/9) yang menurut rencana dihadiri Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Gelar TTG Nasional ke-19 Tahun 2017 mengusung tema "Melalui Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional, Kita Tingkatkan Kreativitas dan Inovasi Desa Dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian dan Kesejahteraan Masyarakat Menuju Desa Membangun Indonesia.”


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • WIKILATIH PADANG

    • Sabtu, 25 November 2017
    • Sabtu, 25 November 2017
  • GEBYAR PENDIDIKAN 2017

    • Kamis, 16 November 2017
    • Sabtu, 18 November 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh