Seleksi CPNS Bekraf Paling Ketat, Kemenpar dan BKN Sepi Peminat


Post by Badan Kepegawaian Daerah(ROBY CHARMA,S.Kom) | Posted on 04 Oktober 2017 20:12:56 WIB | Kepegawaian | 377 kali dibaca


 20171002 fotoCAT1

ilustrasi : SKD CPNS dengan sistem CAT 

 

Meski jumlah pelamar yang lolos seleksi administrasi di Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) hanya 12.576 orang, namun tingkat persaingan dalam seleksi CPNS di instansi ini paling ketat, yakni 1 : 135. Sedangkan instansi yang paling rendah tingkat persaingannya adalah Kementerian Pariwisata dan Badan Kepegawaian negara (BKN) yakni masing-masing 1 : 4.

Sejumlah instansi pemerintah yang membuka lowongan penerimaan CPNS secara berangsur mengumumkan pelamar yang lolos seleksi administrasi. Hingga kemaren, tercatat sudah ada 30 instansi, baik kementerian, lembaga maupun Pemprov Kalimantan Utara. Mereka yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti tahapan selenjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) membuka lowongan untuk 93 formasi, sedangkan peserta yang lolos seleksi administrasi sebanyak 12.576 orang. Urutan kedua ditempati Kementerian Pertanian (Kementan) yang membuka 475 formasi, sementara peserta yang lolos seleksi administrasi sebanyak 61.730 orang, atau tingkat persaingan 1:130.

Urutan ketiga adalah Kementerian Sosial (Kemensos) yang membuka lowongan untuk 160 formasi, peserta yang lolos seleksi administrasi sebanyak 16.711 orang, yang berarti tingkat persaingannya 1:104.

Urutan keempat adalah Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang membuka alokasi PNS sebanyak 58 formasi, sementara peserta yang lolos seleksi administrasi sebanyak 4.401 atau tingkat persaingan 1:76.

Persaingan terketat posisi kelima ditempati Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Kemenko yang dipimpin oleh Luhut Binsar Panjaitan itu membuka lowongan sebanyak 30 formasi dan yang lolos seleksi administrasi sebanyak 2.212 peserta. Artinya, tingkat persaingan peserta SKD Kemenko Kemaritiman adalah 1:60.

Selain persaingan paling ketat, lima institusi dengan tingkat persaingan paling rendah ditempati oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), dengan tingkat persaingan masing-masing 1:4. Kemenpar sendiri membuka 40 formasi, dan peserta yang dinyatakan lolos ada sebanyak 147 orang. Sedangkan BKN membuka 212 formasi, dengan peserta yang lolos seleksi administrasi ada 909 orang.

Urutan berikutnya adalah Kepolisian Republik Indonesia (POLRI). Instansi ini membuka 200 formasi, sementara 1.216 pelamar lolos seleksi administrasi, atau tingkat persaingannya 1:6. Posisi selanjutnya ditempati Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang memiliki tingkat persaingan 1:8. KKP sendiri membuka alokasi PNS untuk 329 formasi, dan ada 2.810 peserta yang lolos seleksi administrasi.

Seperti halnya urutan terendah, pada urutan keempat ada dua yakni Badan Keamanan Laut (Bakamla) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Bakamla yang membuka 225 formasi dan sudah ada 3.351 pelamar yang lolos seleksi administrasi. Sementara Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang membuka 98 lowongan, sebanyak 1.052 peserta lolos untuk mengikuti SKD. Artinya, tigkat persaingan di kedua lembaga ini tingkat persaingannya masing-masing sebesar 1:10.

Urutan kelima tingkat persaingan terendah juga ada dua instansi, yakni Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dengan tingkat persaingan masing-masing sebesar 1:11. LIPI membuka formasi sebanyak 175, dan ada 1.942 pelamar yang telah lolos administrasi. Sementara itu, BPPT membuka lowongan CPNS sebanyak 151 formasi. Sedangkan pelamar yang sudah lolos administrasi BPPT ada 1.722 orang.


Berita Terkait :

Belum Ada Berita Terkait

 

Video

Foto

Kegiatan

  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • Penyerahan Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal (LAKE) oleh ANRI ke Le

    • Kamis, 14 Desember 2017
    • Kamis, 14 Desember 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh