PENINGKATAN PERCEPATAN CAKUPAN KEPEMILIKAN AKTA KELAHIRAN


Post by Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Kependudukan & Pencatatan Sipil(FITHRATUL MUSLIMAH, S.Kom) | Posted on 27 September 2017 14:50:18 WIB | Kependudukan | 365 kali dibaca


Download File

PENINGKATAN PERCEPATAN CAKUPAN KEPEMILIKAN AKTA KELAHIRAN ANAK UMUR 0 - 18 TAHUN



             Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran Anak Umur 0 - 18 Tahun Provinsi Sumatera Barat perlu ditingkatkan lagi. Masih banyak anak umur 0 - 18 Tahun yang belum memiliki Akta Kelahiaran di Sumatera Barat. Hal ini menjadi salah satu indikator target kinerja dinas Pengendalian Penduduk, KB, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Barat untuk pencapaian cakupan kepemilikan akta kelahiran anak umur 0 - 18 tahun tahun 2017 sebesar 85 %. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPPKBKPS) Provinsi Sumatera Barat, H. Novrial, SE, MA,Akt dalam acara Rakor Pencapaian target cakupan kepemilikan Akta Kelahiaran anaka umur 0 - 18 Tahun Provinsi dan Kabupaten/ kota se Sumatera Barat pada tanggal 13 September 2017.

             Untuk pencapaian target nasional tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil harus lebih cermat dalam menganalisa data cakupan kepemilikan akta kelahiran anak umur 0 -18 tahun, hasil analisa data tersebut yang dijadikan dasar dalam melakukan strategi-strategi dan inovasi pelayanan yang mencapai sasaran. Salah satu strategi yang perlu dilakukan adalah pemutakhiran data by name by address yang diambil dari data FTP SIAK Konsolidasi dan melakukan penjemputan langsung ke sekolah-sekolah dan nagari-nagari. Dinas DPPKBKPS Provinsi Sumatera Barat telah melakukan analisis dara terhadap hasil pelayanan yang dilakukan tiap bulannya. Dari analisa tersebut di dapat bahwa untuk akhir Desember 2017 Provinsi Sumatera Barat hanya mencapai 78,37 % dari perkiraan data pelayanan yang dilakukan dari bulan Januari s.d Agustus 2017. Untuk itu, perlu Pencatatan Sipil Kemendagri. Beliau menyampaikan untuk menuju penyelenggaraan pencatatan sipil yang membahagiakan rakyat dibutuhkan peningkatan kualitas layanan kependudukan dan pencatatan sipil (Revolusi Layanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil). Diharapkan kepada aparatur pencatatan sipil Kabupaten/ Kota agar melakukan layanan three in one artinya masyarakat mengurus 1 (satu) jenis layanan tetapi outputnya diterbitkan sekaligus dokumen terkait, seperti pengurusan akta kelahiran maka akan diterbitkan dokumen lainnya yaitu NIK, Kartu Keluarga Baru dan KIA tanpa diminta oleh pemohon. Narasumber lainnya adalah H. Yufrizal, S.Ag, MHI yang merupakan narasumber dari Kemenag Sumbar menyampaikan apa saja bentuk koordinasi yang dilakukan Kemenag dengan Lintas Sektoral terutama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Sumatera Barat tentang Peningkatan Kinerja Pelayanan Pencatatan Perkawinan.

 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penyerahan Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal (LAKE) oleh ANRI ke Le

    • Kamis, 14 Desember 2017
    • Kamis, 14 Desember 2017
  • Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di Provinsi Sumatera Barat

    • Kamis, 14 Desember 2017
    • Kamis, 14 Desember 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh