Kriya Tenun Bisa Menjadi Ratu Kain di Sumbar


Post by Diskominfo(EKO KURNIAWAN, S.Kom) | Posted on 16 September 2017 18:25:25 WIB | Berita Terkini | 1037 kali dibaca


Kriya Tenun Bisa Menjadi Ratu Kain di Sumbar

Padang, 15 September 2017

Ibu Nevi Irwan Prayitno selaku Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekrnasda) Provinsi Sumatera Barat membuka Lomba Desain Tenun Industri Kecil Menengah Sumatera Barat tahun 2017di Ballroom Hotel Axana Padang.

Dalam sambutannya, Ibu Nevi berharap kegiatan ini sebagai suatu supaya dalam mengarahkan bahwa tidak hanya pakaian yang dapat kita gunakan dari tenun tapi, hasil tenun juga bisa digunakan sebagai alat kebutuhan rumah tangga dan juga kebutuhan fashion lainnya seperti tas dan sepatu sehingga mempunyai nilai tinggi.

Ibu Nevi menambahkan, tenun semakin berkembang dan semakin disukai masyarakat kita, hampir di beberapa daerah memiliki sentra tenun. Oleh sebab itu Dewan Kerajinan Daerah (Dekrnasda) Provinsi Sumatera Barat terus berinovasi, menggali melestarikan dan mengembangkan warisan budaya bangsa dengan mengadakan Lomba Desain Tenun Industri Kecil Menengah Sumatera Barat Tahun 2017 ini.

"Hasil tenun saat ini banyak dikolaborasikan oleh para desiner kita, sehingga harganya akan sangat menguntungkan Industri Kecil dan Menengah (IKM) tenun kita yang ada di Sumbar. Kita harus kreatif serta menguatkan produk baru agar berkembang guna meningkatkan pangsa pasar," jelas Ibu Nevi.

"Kita harus memikirkan bagaimana suatu kriya laku dipasaran dan diproduksi terus menerus bukan hanya sebagai pajangan ditoko. Sehingga semakin diproduksi akan semakin meningkatkan kreatif, gunakan warna yang sesuai pangsa pasar," tambah beliau.

Semoga dengan adanya lomba ini tercipta motif dan desain baru tenun yang ada di Provinsi Sumatera Barat sehingga dapat meningkatkan kualitas guna menunjang ekonomi masyrakat terutama ekonomi keluarga

Adapun yang memenangkan Lomba Desain ini yaitu Juara I mendapatkan Uang tunai senilai Rp.4.000.000,- dari Kubang, Kabupaten Limapuluh Kota, Juara II mendapatkan Uang tunai senilai Rp.3.500.000,- dari Kota Payakumbuh, Juara III mendapatkan Uang tunai senilai Rp.3.000.000,- dari dari Kubang, Kabupaten Limapuluh Kota.

Krita tenun sendiri adalah proses pembuatan kain tenun dengan menggunakan hand skill, yang digunakan dimasyarakat serta memiliki nilai seni yang tinggi.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh