Arsip Simpul Pemersatu Bangsa


Post by Dinas Kearsipan dan Perpustakaan(ROMI ZULFI YANDRA, S.Kom) | Posted on 15 September 2017 09:32:46 WIB | Administrasi Pemerintahan | 219 kali dibaca


Arsip Simpul Pemersatu Bangsa

Arsip merupakan salah satu aset paling berharga yang tidak bisa dianggap sepele. Arsip merupakan simpul pemersatu bangsa yang harus dijaga dan disimpan dengan baik. Dengan dikeluarkan Undang - Undang Kearsipan membuktikan bahwa arsip sangatlah penting, karena setiap kegiatan pemerintah maupun masyarakat membutuhkan arsip.

Hal ini diungkapkan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mustari Irawan, saat Penandatangan Kesempatan dalam melaksanakan Gerakan Nasional Sadar dan Tertib Arsip (GNSTA) di aula Kantor Bupati, 14 September 2017.

Mustari mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Arsip Tanah Datar yang telah melaksanakan GNSTA untuk perdana di tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia. 

GNSTA dihadiri Wakil Bupati, Zuldafri Darma, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat, Alwis, Direktur Kearsipan Daerah Wilayah II Asep Mukhtar Mawardi, Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten, Asisten, Kepala OPD, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, Camat dan Wali Nagari se-Kabupaten Tanah datar serta undangan lainnya di Aula Kantor Bupati di Pagaruyung.

Ïni adalah kali pertama saya hadir di daerah, karena belum ada daerah Kabupaten/Kota yang melaksanakan kegiatan ini. Di tingkat Kementrianb pun ada dua Kementrian yakni Kementrian Kesehatan dan Kementrian Hukum dan HAM. Ini tentu harus diberikan apresiasi kepada Pemkab Tanah Datar yang mendukung gerakan ini." kata Mustari Irawan.

Mustari menambahkan, kearsipan diatur dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan serta Perka ANRI No. 7 Tahun 2017 tentang Gerakan NAsional Sadar Tertib Arsip.

"Tertib arsip untuk kepentingan kita semua, karena ada kejadian dimana pemerintah daerah harus kehilangan kepemilikan atas asetnya karena tidak punya arsip dokumen kepemilikan, sehingga hak atas aset diambil oleh orang lain. Dan yang lebih parah lagi adalah pemerintah yang membeli asetnya sendiri, ini bisa terjadi salah satunya karena pengelolaan arsip yang tidak baik."terang Mustari.

Ia juga menyampaikan, Tanah Datar bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan minat dan atensi OPD untuk pelaksanaan tertib arsip.

Sementara itu Wabup Zuldafri Darma menyampaikan ungkapan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kepala ANRI beserta rombongan di Tanah Datar. “Suatu kebanggaan bagi kami, kegiatan ini langsung dihadiri dan dibuka langsung Bapak Kepala ANRI, mohon maaf kalau dalam penyambutan dan pelayanan yang kurang memuaskan” ujar Wabup.

Zuldafri menambahkan, dengan pelaksanaan sosialisasi dan GNSTA yang dipusatkan di Tanah Datar dapat meningkatkan pelaksanaan tertib arsip yang lebih baik lagi. “Terima kasih kepada dinas Perpustakaan dan Arsip yang telah melaksanakan kegiatan ini, kepada para peserta sosialisasi untuk mengikuti kegiatan ini sebaiknya, sehingga memperoleh ilmu dan pengetahuan untuk mengelola arsip lebih baik lagi di masa depan” tambahnya.

“Sebagai bentuk komitmen kita bersama dalam tertib arsip, mari secara bersama kita tandatangani kesepakatan sadar arsip sebagai bentuk tekad pengelolaan arsip lebih baik di Tanah Datar” ajak Wabup Zuldafri.

Dikesempatan sebelumnya Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Tanah Datar Marwan menyampaikan, ungkapan terima kasih kepada Kepala ANRI dan Bupati serta Wabup Tanah Datar yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. “Kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan arsip tertib dan lebih baik lagi di Tanah Datar dan memberikan pengetahuan yang lebih kepada pengelola arsip dalam menjalankan tugasnya” sampai Marwan.

Marwan menambahkan, dalam pelaksanaan kegiatan ini dukungan dari ANRI sangat besar sekali. “sebagai bentuk dukungan dari ANRI, kehadiran Kepala ANRI bapak Mustari Irawan bersama rombongan tidak memakai biaya dari Pemda Tanah Datar, namun dibiayai oleh ANRI sendiri, seperti pepatah “pai batandang, baok lapiak surang”, tentu itu menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk lebih baik lagi di masa datang”pungkasnya

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanah Datar menyampaikan, sejauh ini, di Tanah Datar sendiri persoalan arsip masih menjadi hal yang tidak dipentingkan oleh OPD, Camat hingga Nagari sekalipun, "Masih banyak dinas-dinas dan nagari yang menyepelekan arsip ini. maka dari itu, kedepan kita berharap agar persoalan arsip ini menjadi perhatian kita semua,"ujarnya.

Sumber Padang Ekspres, Jumat, 15 September 2017 


Berita Terkait :

Belum Ada Berita Terkait

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penyerahan Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal (LAKE) oleh ANRI ke Le

    • Kamis, 14 Desember 2017
    • Kamis, 14 Desember 2017
  • Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di Provinsi Sumatera Barat

    • Kamis, 14 Desember 2017
    • Kamis, 14 Desember 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh