PROFIL BIRO ORGANISASI


Post by Biro Organisasi(DENI ALDES) | Posted on 31 Agustus 2017 15:23:43 WIB | Artikel | 1833 kali dibaca


PROFIL BIRO ORGANISASI

                                                    PROFIL BIRO ORGANISASI

Biro Organisasi adalah salah satu Biro yang ada di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat yang dibentuk berdasarkan Perda Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat daerah Provinsi Sumatera Barat dan PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Dalam setiap penyusunan struktur organisasi di lingkungan Pemda semenjak dahulu, Biro Organisasi selalu ada, hal ini karena yang bertugas menyusun struktur organisasi itu sendiri adalah Biro Organisasi. Namun dalam perkembangannya seringkali nomenklatur Biro Organisasi berganti nama. Awal mulanya Biro Organisasi bernama Biro Ortala ( Organisasi Tata laksana ), Biro Aparatur dan kembali Biro Organisasi.

  Dari data yang ada, Biro Organisasi dibentuk berdasarkan UU Nomor 4 tahun 1974 tentang pokok-pokok pemerintahan daerah, hal ini berlangsung sampai tahun 2001. Seiring dengan berlakunya  UU Nomor 2 Tahun 1999 maka berdasarkan Perda  Nomor 4 tahun 2001 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja di lingkungan Setda/Setwan DPRD Prov. Sumbar maka Biro Organisasi berganti nama menjadi Biro Aparatur. Selanjutnya berdasarkan Perda Nomor Nomor 2 tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan tata Kerja Setda dan Setwan DPRD Prov.Sumbar, Biro Aparatur kembali menjadi Biro Organisasi.

   Eselon pada pejabat di Biro Organisasi awal mulanya untuk Kepala Biro Organisasi adalah III/a, sedangkan eselon Kabagnya IV/a, dan eselon Kasubag V/a. Pada tahun 2001, terjadi kenaikan eselon, dimana untuk Kepala Biro Organisasi menjadi eselon II/b, Kabag. III/a dan Kasubag. IV/a.

 Struktur organisasi pada awal berdirinya terdiri atas Bagian Kelembagaan dan Bagian Tata laksana, selanjutnya pada tahun 1999 bagian Tata lakasana mekar menjadi bagian Analisis Jabatan dan Formasi jabatan. Sehingga ada 3 Bagian di Biro Organisasi semenjak tahun 1999 s.d. 2001 yakni Bagian Kelembagaan, bagian Tatalaksana dan Bagian Anjab Forjab. Berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2001, terjadi penambahan 1 Bagian yakni Bagian Kepegawaian Setda. Akan tetapi pada tahun 2008, Bagian Anjab turun menjadi Subag. Dan digantikan oleh Bagian yang baru yakni Bagian Kinerja, sehingga ada 4 Bagian: Bagian Kinerja, Bagian Tatalaksana, Bagian Pendayagunaan Aparatur dan Bagian Kelembagaan. Namun pada tahun 2017 ini, Bagian Kepegawaian Setda bergabung ke dalam Bagian Kinerja. Sehingga saat ini berdasarkan Perda Nomor 8 tahun 2016 pada Biro Organisasi terdapat 3 Bagian: Kelembagaan, Tatalaksana, dan Kelembagaan.

 Sementara itu, para pejabat yang pernah sebagai Kepala Biro Organisasi, sebagai berikut : Bapak     Drs.Ramli Rasyam, Bapak Drs.H. Ali Amran Abbas, Bapak H. Ismet Amzis, SH, Bapak Drs. H. Achmad Yunis, dan Bapak Eka Nuzla, SH.

 Sedangkan yang menjabat sebagai sebagai Kepala Biro Aparatur adalah Bapak Eka Nuzla SH, Bapak Drs. H. Hendrinal dan Bapak H. Yuen Karnova, SE.

 Setelah nomenklatur kembali menjadi Biro Organisasi pada tahun 2008, maka Kepala Biro Organisasi adalah Ir. H. Edi Aradial, kemudian Ir.H.Mudrika, dilanjutkan oleh Onzukrisno,SH,MM . Sedangkan  Kepala Biro Organisasi saat ini adalah Irwan, S.Sos,MM


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh