Percepat fasilitasi pembangunan monumen bela negara, Kesbangpol Sumbar tempuh sejumlah langkah strategis.


Post by Badan Kesatuan Bangsa dan Politik(TITA SHANIA) | Posted on 31 Agustus 2017 14:26:30 WIB | Kinerja | 127 kali dibaca


Masih terbengkalainya pembangunan monumen bela negara yang berlokasi di Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, membuat Kepala Badan Kesbangpol Sumbar, Nazwir, SH, M.Hum berinisiatif untuk mengambil langkah langkah koordinatif baik ke pemerintah daerah setempat maupun ke pemerintah pusat, agar pembangunan monumen tersebut bisa segra dilanjutkan.

Kendala kelanjutan pembangunan monumen tersebut diantaranya belum adanya Perpres tentang pembangunan museum PDRI sehingga lembaga terkait masih ragu dalam mengalokasikan anggaran. Belum jelasnya kewenangan pengelolaan antara pemerintah pusat, provinsi, atau kabupaten juga menjadi hambatan tersendiri yang bisa saja mempengaruhi opini akuntabilitas laporan keuangan pemerintah propinsi atau pemerintah kabupaten 50 kota.

Menyikapi hal ini, Badan Kesbangpol Sumbar selaku tim fasilitasi pembangunan monument bela Negara telah melakukan sejumlah langkah diantaranta melakukan koordinasi dengan kementerian terkait, membentuk tim fasilitasi pembangunan monument dan tugu bela Negara, melaksanakan rapat dengan OPD terkait tentang pembangunan monument bela Negara, membuat laporan perkembangan pembangunan monument bela Negara, melakukan ekspose perkembangan pembangunan monument di kementerian terkait serta membuat surat ke Presiden dan Wakil Presiden RI dalam rangka percepatan pembangunan monument bela Negara dan penerbitan Perpres tentang pembangunan monument bela Negara.

Untuk itu, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit selaku Ketua Tim Fasilitasi Pembangunan Monumen Bela Negara dan Kepala Badan Kesbangpol Prov Sumbar, Nazwir, SH, M.Hum, selaku Sekretaris Tim Fasilitasi Pembangunan Monumen Bela Negara beserta anggota tim lainnya, telah melakukan presentasi progress pembangunan monument bela Negara di Legiun Veteran RI Pusat Jakarta pada tanggal 12 Juli 2017 lalu, dengan harapan DPP LVRI Pusat dapat mempresentasikan progress pembangunan monument bela Negara dan permasalahan PDRI kepada Presiden RI setelah hari raya Idul Adha mendatang.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan terus melakukan koordinasi serta menempuh sejumlah langkah pada berbagai pihak terkait dengan harapan akan terbitnya Keputusan Presiden RI untuk pelaksanaan pembangunan monument dan tugu bela Negara.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • WIKILATIH PADANG

    • Sabtu, 25 November 2017
    • Sabtu, 25 November 2017
  • GEBYAR PENDIDIKAN 2017

    • Kamis, 16 November 2017
    • Sabtu, 18 November 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh