Polhut Mesti Tingkatkan Pengawasan Antisipasi Banjir Bandang di Lima Puluh Kota


Post by Sekretariat DPRD Prov. Sumbar(DENY SURYANI, S.IP) | Posted on 29 Agustus 2017 07:40:12 WIB | Berita Terkini | 681 kali dibaca


Polhut Mesti Tingkatkan Pengawasan Antisipasi Banjir Bandang di Lima Puluh Kota

PADANG “ Banjir bandang yang melanda Jorong Tareh, Nagari Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, tak lepas dari aktivitas pembalakan liar di hutan yang ada di sekitar perkampungan itu.

“Polisi hutan harus meningkatkan pengawasannya, sehingga bencana seperti ini tak terulang lagi di masa datang. Informasi yang saya terima dari Dinas Kehutanan, aktivitas pembalakan liar marak terjadi di kawasan itu,” ungkap anggota DPRD Sumbar, Darman Sahladi, Senin (28/8/2017).

Selain meningkatkan pengawasan hutan, Darman Sahladi juga mengingatkan pentingnya, menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian kawasan hutan terutama di kawasan hutan lindung. “Menyadarkan masyarakat ini sangat strategis karena mereka lah yang terdampak langsung jika terjadi bencana,” terang Darman Sahladi yang juga anggota DPRD Sumbar Dapil Limapuluh Kota dan Payakumbuh itu.

Sementara itu, dua orang anggota Komisi IV DPRD Sumbar, Yulfitni Djasiran dan Erman Mawardi, mengunjungi lokasi banjir bandang itu, Jumat (25/8/2017). Data yang dihimpun dua anggota DPRD Dapil Limapuluh Kota dan Payakumbuh ini, banjir telah menghanyutkan 2 unit jembatan dan merendam sebuah SD.

Selain itu, juga mengakibatkan 25 unit rumah rusak ringan dan 3 unit rusak berat. Banjir bandang juga memporakporandakkan fasilitas air bersih dan minimbun saluran irigasi serta puluhan hektar sawah menjadi tumpukan sampah dan sendimen.

“Masyarakat kekurangan pasokan air bersih. Alhamdulillah, Camat Lareh sago halaban Efizen yang didampingi Plt Sekda Limapuluh Kota dan Kapolsek AKBP Syamsurizal, mengucapkan terima kasih kepada DPRD Provinsi Sumatera Barat, yang sudah datang menjenguk dan melihat ganasnya serangan dari banjir bandang,” ungkap Yulfitni.

“Warga dan Pemkab Limapuluh Kota juga berterima kasih atas bantuan yang diserahkan DPRD Sumbar melalui kami,” tambahnya.

Selain itu, Yulfitni bersama Erman Mawardi juga meninjau pelaksanaan penanganan jembatan Surian yang roboh pada 17 Agustus 2017 dinihari lalu. Yulfitni mengapresiasi Dinas PU PR Sumbar, karena dalam waktu relatif singkat, hanya 7 hari, dapat menyelesaikan pemasangan jembatan darurat di Lareh Sago Halaban tersebut.

“Selesainya jembatan darurat, membuat arus lalu lintas kembali normal. Sebelumnya, jalur transportasi dari Payakumbuh menuju Sitangkai tak bisa dilalui sehingga tidak ada pasokan batu pasangan untuk Payakumbuh dan proyek proyek di kabupaten Limapuluh Kota, yang datang dari halaban. Alhamdulillah, Jumat sore kemarin sudah lancar kembali,” ungkap Yulfitni. *Publikasi. (dprd.sumbarprov.go.id)


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh