PEMPROV SUMBAR LAKUKAN EVALUASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) OPD UNTUK PENINGKATAN KINERJA DAN PELAYANAN PUBLIK


Post by Biro Organisasi(DENI ALDES) | Posted on 28 Juli 2017 11:22:09 WIB | Berita Terkini | 477 kali dibaca


PEMPROV SUMBAR LAKUKAN EVALUASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) OPD UNTUK PENINGKATAN KINERJA DAN PELAYANAN PUBLIK

PEMPROV SUMBAR LAKUKAN EVALUASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) OPD UNTUK PENINGKATAN KINERJA DAN PELAYANAN PUBLIK

Padang - Salah satu aspek penting untuk mewujudkan kinerja pelayanan publik adalah dengan memperbaiki administrasi pemerintahan melalui penyusunan dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Dengan ditetapkannya Perda Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Sumatera Barat yang merubah Struktur dan nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hampir secara menyeluruh pada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, maka Biro Organisasi kembali melakukan evaluasi terhadap penyusunan dan penerapan SOP pada seluruh OPD yang ada.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno disetiap pertemuan dengan Pimpinan OPD juga selalu menekankan betapa pentingnya penerapan SOP, terutama OPD yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Dengan mematuhi SOP maka Aparatur diharapkan memberikan pelayanan yang berkualitas, karena masyarakat Sumatera Barat sangat mendambakan  pelayanan berstandar dan memudahkan, bukan yang mempersulit masyarakat.

“Secara umum SOP adalah serangkaian instruksi tertulis yang dibakukan mengenai berbagai proses penyelenggaraan administrasi pemerintahan, bagaimana dan kapan harus dilakukan, di mana dan oleh siapa dilakukan. SOP yang kita susun berfungsi untuk menghindari terjadinya variasi dalam proses pelaksanaan kegiatan oleh Aparatur yang akan mengganggu kinerja OPD secara keseluruhan. Pemerintah Pusat juga telah menyediakan acuan bagi kita melalui Permenpan RB Nomor 35 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan,” disampaikan Irwan, S.Sos, MM Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sumbar, Jum’at (28/7).

“Dalam konsep peIayanan publik, penyusunan SOP merupakan bagian dari sistem pelayanan prima yang dilakukan pegawai dengan tepat serta menjamin konsistensi kualitas pelayanan yang dihasilkan. SOP merupakan standar pelayanan yang menjadi panduan bagi setiap Aparatur yang terlibat dalam proses pelayanan tahap demi tahap,” tambah Irwan.

SOP yang diterapkan oleh suatu OPD secara substansial akan membantu organisasi untuk mewujudkan sebuah komitmen jangka panjang dalam rangka membangun sebuah organisasi menjadi lebih efektif dan kohesif. Tidak selamanya sebuah SOP berlaku secara permanen, karena perubahan lingkungan organisasi selalu membawa pengaruh pada SOP yang telah ada.

“Oleh karena itulah SOP yang telah ada pada OPD kita evaluasi agar prosedur-prosedur dalam organisasi selalu merujuk pada akuntabilitas dan kinerja yang baik, walau pada tahun ini kami pada Biro Organisasi baru bisa melaksanakan evaluasi terhadap 12 OPD, dan kami berharap pada tahun 2018 bisa tuntas untuk seluruh OPD yang yang belum di evaluasi SOP nya,” ujar Kabag Ketatalaksanaan Biro Organisasi Drs. Yastri Alphian

Dengan dilakukannya evaluasi SOP akan terlihat kembali tingkat keakuratan dan ketepatan SOP yang sudah disusun dengan proses penyelenggaraan tugas dan fungsi OPD. Sehingga OPD dapat berjalan secara efisien dan efektif, karena OPD selaku penyedia layanan publik dituntut untuk aktif mengembangkan pelayanan melalui kebijakan yang cepat dan tepat. Hakikatnya OPD dengan kinerja tinggi tentunya mampu menyediakan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (IFS)

 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • Penyerahan Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal (LAKE) oleh ANRI ke Le

    • Kamis, 14 Desember 2017
    • Kamis, 14 Desember 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh