Apel Pagi, antara Rutinitas dan Media Penyampaian Informasi


Post by Dinas Kebudayaan(Masrizal, S.Sos) | Posted on 28 Juli 2017 10:03:08 WIB | Kegiatan Strategis | 186 kali dibaca


Apel Pagi, antara Rutinitas dan Media Penyampaian Informasi

Seperti biasanya pada setiap senin pagi seluruh ASN dilingkungan kantor Gubernur Sumatera Barat melaksanakan kegiatan apel pagi. Apel pagi merupakan kegiatan yang dilakukan secara rutin dengan tujuan ntuk menyampaikan informasi-informasi penting dari dari Gubernur atau yang mewakilinya tentang kebijakan-kebijakan dari Pemrov Sumbar.

Dalam apel pada senin pagi, wakil Gubernur Nasrul Abit menyampaikan, beberapa hal penting diantaranya, apresiasi tentang prestasi peserta MTQ walaupun tidak mendapatkan emas pada tahun ini dan beliau berharap pada tahun 2018 Sumbar mendatkan medali emas di MTQ tingkat nasional di Medan. “Saya berharap agar dilakukan pembinaan secara terus mnenerus terhadap para kafilah karena diperkirakan september atau oktober 2018 akan dilaksanakan MTQ Nasional di Medan, waktu tersebut tidaklah lama,” tambahnya.

Selanjutnya Nasrul Abit menyampaikan, pada tahun ini Sumatera Barat terpilih sebagai Provinsi Koordinasi layak anak tingkat nasional dan ada juga beberapa kabupaten kota yang mendapatkan penghargaan. Penghargaan yang didapatkan murni berdasarkan penilaian lembaga resmi pemerintah pusat terhadap kinerja pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Bukan karena ada hal-hal lain yang diluar aturan. “Ada informasi yang berkembang di tengah masyarakat bahwa kita mendapatkan penghargaan karena membayar pada pihak-pihak tertentu. Informasi tersebut sama sekali tidaklah benar, saya meminta semua ASN di lingkungan provinsi Sumatera Barat dapat meluruskan hal ini,” tegasnya.

Sebagai penutup, Wagub menyampaikan bahwa ada tugas mendesak yang diminta oleh legislatif yaitu tentang KUA PPAS dan APBD perubahan. Kegiatan-kegiatan yang tidak tertampung pada APBD murni bisa dimasukkan kedalam ABPD perubahan. Pada tahun 2018 tinggal melanjutkan kegiatan di tahun 2017. Jangan sampai ada lagi yang tertinggal baik kegiatan fisik maupun non fisik pada tahun 2019. “saya minta kepada kepala OPD untuk menampung aspirasi dan melakukan skala prioritas apa yang mesti dilakukan agar semua kegiatan yang dilaksanakan tepat pada sasaran,” ujarnya.

Dalam melaksanakan kegiatan beliau mengharapakan ada keseimbangan antara kegiatan fisik dengan administrasi keuangan.  ASN diminta berhati-hatilah dalam bekerja, lakukan kegiatan sesuai aturan dan cerdas dalam menyikapi informasi yang berkembang di sosial media agar tidak terjerat ke ranah hukum yang ujungnya berususan dengan pihak kepolisian, “saat ini hukum berlaku pada siapa saja, bahkan kepada anak pesiden sekalipun,” tutupnya.(mrb)


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • WIKILATIH PADANG

    • Sabtu, 25 November 2017
    • Sabtu, 25 November 2017
  • GEBYAR PENDIDIKAN 2017

    • Kamis, 16 November 2017
    • Sabtu, 18 November 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh