English
Indonesia
LINK PENTING
AGENDA
«« « September 2010 » »»
Hari Ini
Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2
Seberapa cepat akses anda ke Website Sumatera Barat ini

Cepat
Sedang-sedang saja
Lambat
Sangat lambat
iconchat

Bappeda Prov Sumbar

Dinas ESDM Prov. Sumbar

disnaksumbar

prasarana jalan, tata ruang dan permukiman

Badan Diklat Prov. Sumbar

DINAS PERTANIAN

Inspektorat

Badan Ketahanan Pangan
Selamat Datang di situs resmi Pemprov Sumatera Barat

Home / Arsip Berita


2010-02-05 12:02:58

Harga Pupuk Nonsubsidi Turun di Sumbar

Padang, (ANTARA) - Harga pupuk nonsubsidi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengalami penurunan hingga 50 persen dari harga biasa.

Ia mengatakan, temuan penurunan harga merupakan hasil pantauan harian petugas lapangan ke sejumlah toko penjual di sejumlah pasar tradisional, baru -baru ini.        

    Dari pantauan Kamis siang, pupuk jenis KCL Rp7.000/kg dari Rp9.400 atau turun Rp2.400 (26 persen).

         NPK Rp8.000 dari Rp9.600 turun Rp1.600 (17 persen) dan TSP Rp5.000 dari Rp10.000 turun Rp5.000 (50 persen).

         Menyoal penyebab penurunan harga pupuk nonsubsidi tersebut, Susilowati menyatakan, pihaknya belum dapat mengetahui secara detail.

         'Kemungkinan stok menumpuk sedang kebutuhan tetap, atau bisa juga harga memang turun dari pusat,' katanya.

         Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan alokasi pupuk organik di tahun 2010 sebanyak 36.400 ton, diperuntukkan ke berbagai sektor pertanian dan perkebunan.

         Serapan terbesar terlihat pada sektor Pertanian Tanaman Pangan sebanyak 23.660 ton.

         Kemudian, sektor Hortikultura 3.356 ton, Perkebunan 8,031 ton, Peternakan 107 ton, dan Perikanan sebanyak 1.246 ton. (antara-sumbar.com)



(adrianto)